Bengkel Las Yang Masih Menjanjikan


Usaha bengkel las meski pasca kenaikan BBM ketar-ketir akan tetapi prospek ke depan masih cerah.

BENGKEL LAS: Usaha bengkel las meski pasca kenaikan BBM ketar-ketir akan tetapi prospek ke depan masih cerah.

RADAR PALEMBANG, KERAJINAN – Usaha satu ini memang dapat kita jumpai di setiap pelosok. Namun, apakah anda tahu kalau usaha ini perbulannya bisa mendapat keuntungan hingga Rp 50 juta. Dengan usahanya membuat berbagai jenis trail,pager, konopi, dan yang paling diminati oleh masyarakat untuk saat ini yaitu tempat jemuran dan pot bunga yang terbut dari besi.

Tak terasa usaha satu ini sudah digeluti oleh bapak satu ini kurang lebih 35 tahun lamanya, dengan berbagai ide telah ia lakukan untuk berusaha membuat hasil karyanya berbeda dari pada pengusaha bengkel las lainnya. Dengan harga yang ia tawarkan dari harga Rp 35 ribu hingga 1 juta keataspun ia tawarkan.

Namun, walaupun harga bahan baku besi sekarang ini terbilang cukup mahal, namun baginya tak akan menjadi hambatan sama sekali. Karena ia masih bisa mensiasatinya, sebab baginya yang penting ia tidak kehilangan pelanggan walaupun ia mendapat keuntungan sedikit sekalipun.

Saat di tanya oleh wartawan koran ini, kendala apa yang sering pengerajin ini hadapi. Bagi pengerajin satu ini kendala yang sering ia hadapi yaitu kurangnya modal apabila ada permintaan yang cukup banyak, sehingga membuat ia memerlukan banyak sekali modal, walau terkadang konsumen yang memerlukan hasil karyanya tidak memberi panjar sekalipun.

Nah, bagi pengerajin satu ini ia akan banyak meraih keuntungan saat adanya pameran bunga, karena para peserta pameran tersebut sangat membutuhkan pot-pot bunga untuk dipajangan dalam perlombaan tersebut. Oleh sebab itulah terkadang ia sangat memerlukan penanam modal saat ada even yang tak datang satu kali dalam setahun.

Pengusaha satu ini bernama Sukri, warga jalan Bambang utoyo Sumur Tinggi 3 RT 12 Kelurahan IT II Palembang. 35 tahun ini ia telah membuka usaha bengkel lasnya di daerah Jl Candi Walan Cinde Palembang, boleh dibilang ia orang pertama yang telah menjalankan usahanya di daerah tersebut, dan iapun terbilang sudah sukses dalam menjalankan bisnisnya.

’’Alhamdulillah berkat mau bekerja keras saya mampu menghidupi keluarga, apa lagi ditambah dengan biaya untuk ke sepuluh anak-anak saya. Namun, sekarang usaha saya ini telah banyak persaingan. Telah banyak bengkel-bengkel las bertaburan dimana-mana, jadi sekarang ini yang kita andalkan hanya banyaknya langganan saja dan rezeki kita masing-masing,’’tungkas Sukri (vie)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: