
PARTISIPASI : Dalam pemilihan gubernur Sumatera Selatan partisipasi warga Tionghoa cukup tinggi. Dari sekitar 296 ribu warga Tionghoa di Palembang, 80 persennya memberikan hak suara.
PARTISIPASI warga Tionghoa dalam pemilihan gubernur sumsel cukup tinggi. Dari sekitar 296 ribu warga Tionghoa di Palembang, 80 persennya memberikan hak suara. Ketua PSMTI Sumsel Fauzi Thamrin menjelaskan pada pemilihan gubernur dua hari lalu, tingkat partisipasi warga Tionghoa dalam memberikan hak suara cukup tinggi. Diperkirakan ada sekitar 80 persen dari total warga Tionghoa yang ada di Palembang. “ Yang mencoblos ada sekitar 80 persen, “ ujarnya kepada koran ini kemarin.
Tingginya partisipasi tersebut merupakan salah satu bukti bahwa warga Tionghoa juga ingin pesta demokrasi yang kali pertama di gelar tersebut berlangsung aman dan sukses.
Fauzi menambahkan pemilihan kepala daerah merupakan salah satu perwujudan dari demokrasi, untuk itu sukses dan tidaknya kegiatan tersebut juga menjadi tanggung jawab bersama tidak terkecuali warga etnis Tionghoa.
Dipaparkannya, hingga saat ini warga Tionghoa yang tercatat di PSMTI Sumsel mencapai 296 ribu lebih atau sekitar 10 persen dari jumlah penduduk kota Palembang. Karena jumlahnya yang besar tersebut tentu pengaruhnya juga sangat signifikan terhadap suara pada pilgub yang baru saja digelar kemarin.
Sebagai warga negara pihaknya juga sangat berharap polgub ini dapat terus kondusif tanpa ada kekerasan ataupun tindakan anarkis. Karena bila hal itu sampai terjadi, maka akan berpengaruh pada perekonomian masyarakat. ”Kalau kondisi kondusif semua enak, yang berdagang enak, masyarakatpun lebih nyaman, ” paparnya.
Siapapun kepala daerah yang terpilih kelak, pihaknya tetap akan mendukung demi kemajuan Sumsel. ”Yang terpenting, sikap nasionalisme yang harus lebih didahulukan, ” pungkasnya. (ace)
DIarsipkan di bawah: KOMUNITAS | Ditandai: Politik Tionghoa