Posted on 27 September,2008 by rdar
Judul Buku : Dalih Pembunuhan Massal
Penulis : John Rossa
Penerjemah : Hersri Setiawan
Penerbit : Institut Sejarah Sosial Indonesia dan Hasta Mitra
Cetakan : I, 2008
Tebal : xxiv+392 Halaman
Inilah misteri sejarah yang paling dinamik yang diulik banyak orang sampai kini: Gerakan 30 September (G 30 S). Sebab ia tak semata persoalan ”kup” politik, melainkan juga [...]
DIarsipkan di bawah: palembang raya | Ditandai: resensi buku | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
(satu dari dua tulisan)
Cerpen Putu Wijaya
SEORANG tamu datang ke rumah saya. Tanpa mengenalkan diri, dia menyatakan keinginannya untuk menyuap. Dia minta agar di dalam lomba lukis internasional, peserta yang mewakili daerahnya, dimenangkan.
”Seniman yang mewakili kawasan kami itu sangat berbakat,” katanya memuji, ”keluarganya turun-temurun adalah pelukis kebanggaan wilayah kami. Kakeknya dulu pelukis kerajaan yang [...]
DIarsipkan di bawah: palembang raya | Ditandai: cerpen putuwijaya | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
Dokter, anak saya perempuan berusia 3 tahun. Saya khawatir dengan cara berbicaranya. Apa yang diucapkannya sering tidak dapat dimengerti. Tapi kalau diajak bicara dia kelihatannya mengerti. Ia sudah pernah saya bawa berobat beberapa bulan lalu, tapi belum ada perkembangan Apakah anak saya nanti bisa tumbuh dan berkembang seperti anak lain ? Terima kasih.
[...]
DIarsipkan di bawah: palembang raya | Ditandai: konsultasi psykologi | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
LEBARAN tidak lengkap kalau tidak mudik. Begitu mungkin prinsip bagi warga rantauan yang tinggal jauh dari kampung halaman. Namun, perjalanan jauh berjam-jam seringkali membuat perjalanan mudik menjadi tidak menyenangkan. Berbagai gangguan kesehatan seringkali muncul. Terutama pegal-pegal otot karena lama di dalam kendaraan.
DIarsipkan di bawah: palembang raya | Ditandai: Psykologi | 1 Komentar »
Posted on 27 September,2008 by rdar
Heboh susu mengandung melamin di Cina, yang menyebabkan 53 ribu bayi sakit ginjal, akhirnya sampai juga ke Indonesia. Senin lalu, 22 September, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menarik susu bubuk merek Guozhen produksi Cina. Sehari kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan mengeluarkan surat edaran agar Asosiasi Peretail Indonesia mengamankan 28 jenis makanan yang mengandung [...]
DIarsipkan di bawah: utama | Ditandai: susu cina1 | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
KARENA ingin menjadikan seolah kandungan proteinnya tinggi, produk susu di Cina dicampuri melamin. Tidak tanggung-tanggung, sekurangnya empat bayi meninggal dunia dan sampai hari ini sudah lebih dari 13.000 bayi harus dirawat.
DIarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Ditandai: SUSU CINA | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
(Kalau) Versi Indonesia-nya Tahu Berformalin
ITULAH kalau hanya berorientasi kepada keuntungan materiil semata, tanpa ada pertimbangan etika dan moril sehingga segala cara yang memungkinkan, maka akan
digunakan. Maksudnya ?
__________________
ITU lho penggunaan melamin, bahan yang biasa digunakan untuk membuat plastik dan pupuk, ternyata ditambahkan pada susu bubuk bayi dan produk susu lainnya buatan 22 perusahaan Cina. Bayangkan [...]
DIarsipkan di bawah: utama | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
Kursi Cadanganpun Jadi Rebutan
Selain angkutan udara dan angkutan laut, kepadatan arus mudik juga terjadi pada angkutan darat. Bahkan beberapa perusahaan jasa angkutan terpaksa harus menambah armada untuk memenuhi lonjakan penumpang. Berikut gambarannya.
Iriansyah.b- palembang
DIarsipkan di bawah: utama | Ditandai: ARUS MUDIK | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
RADAR PALEMBANG, MAMIN-Masyarakat harus lebih waspada untuk memilih produk-produk yang akan dikonsumsinya menjelang lebaran. Hal ini disebabkan belum tuntasnya kasus susu Tiongkok yang mengandung melamin, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan himbauan baru terkait masa kadaluwarsa produk makanan.
DIarsipkan di bawah: utama | Ditandai: bpom | Leave a Comment »
Posted on 27 September,2008 by rdar
RADAR PALEMBANG, KEPOLISIAN-Kesan tumpang tindih tugas dan wewenang Densus 88/Antiteror di masa lalu diharapkan tak terjadi lagi di masa mendatang. Detasemen yang dibentuk pasca bom Bali I itu mulai ditata ulang. Salah satunya dengan merekonstruksi home base Densus dari semula di tiap Polda menjadi hanya di delapan kota dan membawahi Polda lain.
DIarsipkan di bawah: utama | Ditandai: densus 88 | Leave a Comment »