Mengenal Seni Bela Diri Asal Cina (1)

Perpaduan Antara Olah Pernapasan Hingga Pengobatan

Kungfu mungkin lebih familiar dibandingkan dengan wushu. Hal ini wajar mengingat kungfu lebih sering didengar dan dilihat masyarakat baik di film-film ataupun televisi. Apa dan bagaimana seni beladiri asal cina yang kini menjadi salah satu cabang olahraga tersebut.

Iriansyah.b-palembang

Wushu atau yang seringkali juga disebut Kungfu adalah Seni beladiri yang berasal dari Tiongkok kuno. Tersebar keseluruh penjuru dunia melalui orang Tionghoa yang pergi merantau.


Sejarah munculnya seni beladiri ini sudah tidak bisa ditelusuri lagi, konon usianya sudah ribuan tahun. Mungkin sama tuanya dengan sejarah Tiongkok yang dihiasi dengan banyak pertempuran. Dimana saat itu seni untuk bertempur dan mempertahankan diri sudah dikenal dalam bentuk yang masih sederhana.
Arti dari kata Wu adalah ilmu perang sedangkan arti kata Shu adalah seni. Sehingga Wushu dapat juga diartikan seni untuk berperang. Dimana didalamnya mengandung aspek seni, olahraga, kesehatan, beladiri dan mental.
Mempelajari Wushu sebenarnya tidak hanya terbatas pada hal-hal yang berhubungan dengan gerakan fisik belaka. Melainkan juga melibatkan pikiran, olah pernapasan, pemahaman anatomi tubuh, aliran darah dan jalur energi tubuh. Juga mempelajari penggunaan ramuan untuk memperkuat tubuh ataupun untuk pengobatan.
Disisi lain Wushu juga membentuk kepribadian, melatih kedisiplinan, ketahanan mental, kecerdikan, kewaspadaan, persaudaraan, jiwa satria dan lain sebagainya. Bahkan lebih jauh lagi bisa menjurus kearah pengembangan spiritual.
Di Indonesia sebenarnya Wushu sudah lama dikenal dengan istilah Kungfu. Tetapi barulah pada tanggal 10 November 1992 KONI pusat meresmikan berdirinya PB Wushu Indonesia yang merupakan wadah bagi seluruh Perguruan Kungfu di Indonesia.
Di Sumsel sendiri sebenarnya kepengurusan juga sudah terbentuk, namun karena terkendala dana maka pembinaannya tidak terlalu opitimal. Seperti diakui Abeng warga jalan Talang Semut. Menurutnya, wushu sebenarnya sama dengan kungfu, namun masyarakat lebih mengenal nama kungfu. ”Peminatnya cukup banyak, tetapi karena kurang pembinaan maka sulit berkembang, ” ujarnya. (**/bersambung)

About these ads

Satu Tanggapan

  1. informasi yang menarik. Jadi tambah wawasan nih…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: