Demo Kompor Gas, Bakar 10 Warga

PTGIM Siap Bertanggungjawab
RADAR PALEMBANG, BANYUASIN – Realisasi konversi mitan ke gas elpiji di Kabupaten Banyuasin kembali “diuji”. Kemarin sore pukul 16.00 WIB, warga RT 02 Dusun Satu, Desa Mainan digemparkan oleh ledakan dahsyat dari kompor gas konversi 3 kg, milik warga setempat. Sepuluh warga mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.


Sepuluh warga yang mengalami nasib nahas sekaligus menjadi ‘korban” pertama konversi di Kabupaten Banyuasin tersebut adalah Yainah, Erna, Slamin, Paisal, Mulyadi, Cia, Patimah, Yopa, Cik Ripin dan Alimin, dan seorang sales konsultan kompor gas Hendri Kurniawan.
Data yang dihimpun koran ini dari saksi Musajuri, peristiwa yang menjadi perhatian warga setempat tersebut berawal dari kedatangan sales kompor gas PT Guna Indah Makmur (PTGIM), yang menawarkan berbagai perlengkapan perangkat kompor gas kualitas baik. Sales tersebut pun langsung memperagakan cara pemasangan. Namun, saat demostrasi pemasangan,  terdapat kendala yang menyebabkan kompor tidak menyala. Oleh sales tadi yang diketahui bernama Hendri, kompor yang dijadikan uji coba tersebut dikurangi volume gasnya.
Namun, justru dari sinilah awal petaka bermula, kompor yang sudah dikurangi kandungan gasnya tersebut meledak saat dihidupkan kembali. Sontak, ledakan kompor mengandung gas tersebut membakar ruangan tempat kompor diuji coba termasuk sepuluh warga yang berada di lokasi kejadian.
“Kompor dihidupkan tidak bisa, lalu dibawa keluar untuk dikurangi kandungannya. Setelah dimasukan ke dalam ruangan kembali dan dihidupkan, tiba-tiba kompor tersebut meledak dan membakar ruangan serta orang-orang yang ada di dalamnya,” terang Musajuri.
Selain melukai sepuluh orang, tragedi sore kemarin tersebut juga merusak berbagai perlengkapan rumah tangga. Bahkan kaca jendela ikut pecah berantakan akibat efek ledakan kompor. Oleh warga, korban langsng dirujuk ke Rumah Sakit Myria di Kota Palembang.
Sementara itu, Manajer Cabang PT Guna Indah Makmur  Yusta Budaya didampingi Manajer Kru Azhari, membenarkan kejadian tersebut dan anak buahnya yang sedang bertugas menjadi salah satu korban. Yusta mengaku, siap bertanggung jawab sepenuhnya atas kejadian yang menyebabkan luka bakar puluhan warga tersebut. Bahkan, kedua belah pihak antara perusahaan dan keluarga korban sudah membuat kesepakatan, bahwa perusahaan akan menanggung sepenuhnya biaya yang dikeluarkan oleh musibah tersebut.
“Sudah ada kesepakan antara kami dengan keluarga korban, kami siap menanggung semua kerugian dan biaya perawatan seluruh korban. Kalau kami melanggar kesepakatan tersebut, kami pun siap menjalani proses hukum,” tegasnya.
Dihubungi terpisah,  Camat Kecamatan Banyuasin III Indra Hadi mengatakan, pihaknya mengimbau kepada perusahaan konsultan yang akan memberikan penyuluhan kepada warga untuk mengantongi izin. Sehingga, jika ada hal yang tidak dinginkan akan mudah dikontrol. “Saya juga menghimbau kepada masyarakat saya untuk lebih berhati-hati saat menggunakan kompor gas, karena memang banyak warga kita yang belum mengetahui cara menggunakannya,” tegas Indra. (qen)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: