Pedagang Ikan Hias Modal Kecil, Untung Lumayan

Ardi Saputra, pedagang ikan hias. Berawal dari iseng kini usaha itu menjadi tumpuan hidup keluarganya.

IKAN HIAS: Ardi Saputra, pedagang ikan hias. Berawal dari iseng kini usaha itu menjadi tumpuan hidup keluarganya.

Usaha penjualan beragam aneka ikan hias merupakan salah satu prosepek usaha yang lumayan menguntungkan selain itu modalnya pun sanagt minim sehingga siapapun bisa ikut menjalankan usaha ini. Menurut Ardi Saputra, hasil yang bisa diperoleh dari usaha itu cukup lumayan. Yang pasti kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak-anaknya bisa diambil dari keuntungan berjualan ikan hias.

Ardi mengaku, mulai menjalankan usaha itu sejak tahun 1996-an. Dulu ia merupakan seorang tukang kebun di rumah Jenderal Bambang Utoyo lalu beralih menjadi pedagang bubur kacang hijau.

Baca lebih lanjut

Iklan

TULISAN FUTURE

Melihat Tradisi Warga Tionghoa (1)

Tjiamsi, Beri Gambaran Masa Depan

Warga Tionghoa memang terkenal dengan beragam tradisi, salah satu yang kini masih tetap bertahan adalah Tjiamsi. Apa dan bagaimana tradisi tersebut.

Iriansyah. B – Palembang

Hingga kini masih banyak tradisi warga Tionghoa yang terus dipertahankan. Salah satunya Tjiamsi yang merupakan salah satu tradisi yang mirip dengan ramalan atau penentuan baik-buruk sebuah rezeki, jodoh dan lainnya.

Warga Tionghoa memang terkenal dengan beragam tradisi, salah satu Tjiamsi yang merupakan tradisi mirip dengan ramalan.

TJIAMSI : Warga Tionghoa memang terkenal dengan beragam tradisi, salah satu Tjiamsi yang merupakan tradisi mirip dengan ramalan.

Bagi warga Tionghoa tradisi ini masih berlaku, karena dianggap sebagai petunjuk memberikan gambaran masa depan manusia yang lebih baik.

Tjiamsi sendiri merupakan tradisi turun temurun warga Tionghoa yang dianggap masih mampu dan memiliki nilai religius.  Mereka yang datang ke kelenteng dan melakukan tradisi Tjiamsi itu, biasanya orang-orang yang tengah menghadapi problema hidup dan sulit untuk dipecahkan, termasuk  menyangkut usaha yang akan dirintis.

Baca lebih lanjut

Kerja Keras Kuncinya

Yuliana

Yuliana

CICI kita edisi kali ini adalah Yuliana, pegawai Depot Jeans. Kepada RADAR PALEMBANG, wanita berwajah manis dan dikenal ramah kepada siapapun ini mengaku bahwa dalam hidup satu hal yang selalu dia pegang teguh yaitu kerja keras.

Sebab menurut Yuliana jika seseorang ini menuju tangga sukses maka dia harus kerja keras. “Tak ada orang pemalas yang sukses dalam hidup ini, makanya saya selalu berusaha keras agar kedepan bisa sukses,”ungkap Yuliana dengan ramah.

Baca lebih lanjut

Partisipasi Warga Tionghoa Capai 80 Persen

Dalam pemilihan gubernur Sumatera Selatan partisipasi warga Tionghoa cukup tinggi. Dari sekitar 296 ribu warga Tionghoa di Palembang, 80 persennya memberikan hak suara.

PARTISIPASI : Dalam pemilihan gubernur Sumatera Selatan partisipasi warga Tionghoa cukup tinggi. Dari sekitar 296 ribu warga Tionghoa di Palembang, 80 persennya memberikan hak suara.

PARTISIPASI warga Tionghoa dalam pemilihan gubernur sumsel cukup tinggi. Dari sekitar 296 ribu warga Tionghoa di Palembang, 80 persennya memberikan hak suara. Ketua PSMTI Sumsel Fauzi Thamrin menjelaskan pada pemilihan gubernur dua hari lalu, tingkat partisipasi warga Tionghoa dalam memberikan hak suara cukup tinggi. Diperkirakan ada sekitar 80 persen dari total warga Tionghoa yang ada di Palembang. “ Yang mencoblos ada sekitar 80 persen, “ ujarnya kepada koran ini kemarin.

Tingginya partisipasi tersebut merupakan salah satu bukti bahwa warga Tionghoa juga ingin pesta demokrasi yang kali pertama di gelar tersebut berlangsung aman dan sukses.

Baca lebih lanjut

Calon Belum Laporkan Dana Kampanye

RADAR PALEMBANG, ANGGARAN – Amanat undang-undang yang mengisyarakatkan agar pasangan calon peserta pemilukada gubernur dan wakil gubernur melaporkan dana kampanyenya ternyata tak digubris. Baik pasangan Syahrial Oesman – Helmy Yahya (SOHE) maupun Alex Noerdin – Eddy Yusuf (Aldy) tak ada yang melaporkan ke KPU Sumsel.

”Kalau merunut ke undang-undang, maka pada saat mendaftarkan diri sebagai pasangan calon di KPU Sumsel diwajibkan untuk melaporkan nomor rekening untuk dana kampanye. Lantas, sebelum kampanye diharuskan melaporkan pula dana yang masuk. Nah, diakhir kampanye, paling lambat H + 3 penghitungan suara maka diharuskan melaporkan dana kampanye yang telah digunakan,” terang Anggota KPU Sumsel Helmi Ibrahim kemarin (5/9).

Baca lebih lanjut

Pengamanan KPU Diperketat

Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di KPU Sumsel, kemarin.  Mereka memberikan warning masyarakat jangan terpancing dengan klaim kemenangan pasangan Cagub dan Cawagub Sumsel. KPU diminta agar bekerja secara independen.

DEMO: Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di KPU Sumsel, kemarin. Mereka memberikan warning masyarakat jangan terpancing dengan klaim kemenangan pasangan Cagub dan Cawagub Sumsel. KPU diminta agar bekerja secara independen.

Mahasiswa Sorot Quick Count

RADAR PALEMBANG, PENGAMANAN – Pengaman di Kantor KPU Sumsel diperketat dari biasanya. Tak cuma anggota yang berjaga, sejumlah kendaraan pengendali massa juga disiagakan. Bahkan kemarin terlihat, satu unit water canno milik Polda Sumsel siaga plus satu unit mobil pemadam kebakaran.

Sementara, sejumlah aparat dari Brimob Polda Sumsel dengan bersenjata laras panjang pun siaga penuh. Meski terlihat relatif santai, namun para anggota ini siap bilamana diperlukan.

Baca lebih lanjut

Ucapan Selamat Bertaburan

Seiring hasil quick count yang memenangkan dua pasangan calon gubernur, baik kediaman H Alex Noerdin di Jalan Merdeka maupun kediaman H Syahrial Oesman di Seduduk Putih banjir ucapan selamat atas kemenangan yang diraih masing-masing calon.

UCAPAN SELAMAT: Seiring hasil quick count yang memenangkan dua pasangan calon gubernur, baik kediaman H Alex Noerdin di Jalan Merdeka maupun kediaman H Syahrial Oesman di Seduduk Putih banjir ucapan selamat atas kemenangan yang diraih masing-masing calon.

RADAR PALEMBANG, HASIL – Pemenang pemilukadaMenurut pantauan RADAR PALEMBANG, hal ini terjadi dikedua kubu. Baik dikediaman Syahrial Oesman yang berpasangan dengan Helmi Yahya yang berada di Jl Seduduk Putih Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur II. Hal serupa terlihat dikediaman Alex Noerdin yang berpasangan dengan Eddy Yusuf di Jl Merdeka.

Bunga-bunga ucapan selamat bertebaran. Tak hanya dari tokoh-tokoh Palembang saja atau pun sanak keluarga. Kiriman dari tokoh-tokoh asal Jakarta, nasional pun berterbaran. Selain dari para di rumah Alex Noerdin ucapan selamat tak hanya di depan rumah saja. Juga terlihat di SPBU miliknya yang berada tepat di sebelah rumahnya.

Hal sama di rumah SO, ucapan selamat tak hanya berada di depan rumahnya saja. Di halaman samping rumah pun puluhan ucapan selamat bertaburan.

Ucapan selama sendiri datang sejak malam hari. Ketika ada pengumuman dan klaim kedua belah pihak kalau merakalah menjadi pemenang pada pencoblosan 4 September.

Menariknya betaburannya ucapan selamat ini mengundang pertanyaan masyarakat. Seperti dikatakan oleh Andi, sopir Angkot Perumnas – Ampera. ”Wah Pak banyak nian ucapan selamatnyo. Ado dari mano-mano. Dari Jakarta, jenderal be ado,” katanya.

“Tapi kalu menurut aku ini belum perlu. Soalnyo kan baru quick count bae. Belum tentu menang. Kalu menang lemak, cubo kalah dak lemak. Malu pulo. Jangan-jangan ucapan itu buatan dewek,” kata warga Perumnas yang mengaku golput karena tak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) ini. (rul)