Roesmanhadi Tak Melindas Sophan Tapi Menyenggol

RADAR PALEMBANG, KECELAKAAN-Keterlibatan mantan Kapolri Jenderal Pol (pur) Roesmanhadi dalam kontroversi kematian bintang film Sophan Sophiaan bukan isapan jempol. Salah seorang saksi, Ny Atin, mengaku kepada polisi yang memeriksanya jika motor jenderal bintang empat menyenggol Sophan setelah terjatuh dari motor pada kecelakaan di Ngawi, Jatim, 17 Mei lalu.

”(Menurut) Ny Atin, ada memang sepeda motor dari sebelah kiri yang menyenggol almarhum saat jatuh. Dia itu motor Pak Roesmanhadi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol R. Abubakar Nataprawira di Mabes Polri kemarin (8/9). Pengakuan ini akan didalami polisi termasuk apakah senggolan itu yang menyebabkan kematian. ”Yang jelas tidak ada yang melindas,” imbuhnya.

Pada saat kejadian, Ny Atin yang tinggal di Pondok Indah, Jakarta itu tengah mengemudikan motor gede (moge) miliknya. Saat itu dia berada di nomor empat barisan konvoi. Secara berurutan mulai terdepan, barusan konvoi itu adalah almarhum Sophan, mantan Dirjen Ranahan Departemen Pertahanan Marsda (Purn) Pieter Wattimena, dan Roesmanhadi. Ny Atin diperiksa penyidik Polres Ngawi di Direktorat Lantas Polri pada 5-6 September lalu.

Lalu bagaimana pengakuan Roesmanhadi? Kepada polisi yang memeriksanya Jumat lalu (5/9), mantan Kapolda Jatim itu mengaku hanya menyenggol. ”Beliau menghindar ke kanan (padahal) yang dilihat Ny. Atin almarhun tersenggol motor di sebelah kirinya. (Makanya) kasus ini butuh proses.” Jika terbukti melindas Roesmanhadi terancam pasal 359 KUHP tentang kealpaan yang menyebabkan matinya orang lain dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Kontroversi kematian Sophan pertamakali diungkap oleh istrinya, Widyawati. Maut itu bermula saat Sophan tengah mengikuti konvoi moge dalam rangka memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional dengan tema jalur Merah Putih yang menempuh Jakarta-Surabaya-Jakarta. Kecelakaan terjadi di jalan umum Ngawi-Mantingan tepatnya di km 18 yang masuk Kedunggalar, Ngawi.

Widyawati termasuk saksi yang telah dimintai keterangan oleh polisi. Selain Ny Atin, semuanya mengaku jika Sophan mengalami kecelakaan murni karena selip setelah roda motornya masuk lubang. Penyelidikan polisi mengalami kendala karena jenazah Sophan tak diotopsi. Untuk itu opsi penggalian kubur Sophan serta rekontruski di lapangan akan coba dilakukan polisi jika kasus ini masih buntu. (naz/kim/jpnn)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: