Penjualan Sido Muncul Capai 70 Persen

RADAR PALEMBANG, PENJUALAN-Produk-produk Sido Muncul di Sumsel terus menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Bahkan memasuki pertengahan semester kedua 2008, penjualan sudah mencapai 70 persen dari target yang ditetapkan akhir tahun.

General Manager CV Sindang Laya, Regional Dist PT Sido Muncul Sumsel Eric F H menjelaskan hingga saat ini penjualan produk sido muncul cukup menggembirakan. Bahkan dari target hingga akhir tahun, kini sudah tercapai 70 persen lebih.

”Penjualan sejauh ini cukup baik, progress target sudah tercapai 70 persen, nah dengan sisa waktu yang masih beberapa bulan lagi kami optimis target 100 persen bisa tercapai bahkan terlampaui,” terangnya tanpa menjelaskan lebih detail berapa besar pencapaian dimaksud.

Dijelaskannya, dari beberapa produk yang dipasarkan, kuku bima ener G mampu memberikan kontribusi cukup besar hampir 50 persen lebih. Penyebabnya, selain harganya yang lebih kompetitif, dari sisi taste produk Sido Muncul bisa dikatakan lebih unggul. ”Berdasarkan data penjualan, kini angkanya sudah mencapai 50 persen,” ujarnya.

Masih kata Eric, bila dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu, penjualan tahun ini bisa dikatakan cukup baik. Bahkan peningkatanya bisa mencapai 100 persen lebih khususnya produk seperti permen tolak angin dan kuku bima ener G. ” Kanaikan cukup signifikan bisa dua kali lipat dari tahun kemarin, ” tegasnya.

Ditambahkan eric, untuk penjualan saat ini bisa dikatakan mengalami penurunan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Namun memang persentasenya tidak begitu signifikan berkisar diangka 10-15 persen saja. ”Kalau sekarang memang agak turun, karena masyarakat lebih mendahulukan dana yang dimiliki untuk membeli kebutuhan pokok menjelang lebaran. Secara langsung memang tidak terlalu berkaitan, namun dari sisi pesanan memang agak sedikit turun. Mungkin pedagang lebih memilih makanan untuk kebutuhan lebaran, ” ujarnya.

Lebih lanjut Eric menambahkan saat ini Sido Muncul tidak hanya bermain di bisnis jamu, tetapi juga makanan dan minuman. Kehadiran produk-produk ini ternyata mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. “Saat ini omzet penjualan kelompok food sudah lebih besar dari jamu, komposisinya sekitar 75 persen berbanding 25 persen, “ ujarnya.

Kondisi ini sambungnya dikarenakan pasar produk food lebih besar dibandingkan jamu. “Jamu hanya untuk orang-orang tertentu saja, sedangkan food bisa untuk semua kalangan atau lebih luas pasarnya, “ tegasnya.

Selain itu, tingginya penjualan produk food Sido Muncul ini juga tidak terlepas dari nama besar perusahaan yang memproduksinya. “Untuk jenis food, Kuku bima Ener-G tetap menguasai pasar, Selain harganya terjangkau, juga ada kandungan ekstra ginseng yang tidak ada di produk lain,” tukas Eric. (ace)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Bisa tolong berikan grafik data penjualan kuku bima ener-G.
    please reply at :
    boringpuol_999@hotmail.com
    thx bepore.
    ^^v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: