BUMD Berikan Konstribusi PAD Rp 30 Miliar

RADAR PALEMBANG,BUMD-Konstribusi BUMD milik pemerintah provinsi kini terus menampakkan perkembangan luar biasa. Terakhir tercatat, kontribusi BUMD ke PAD bisa mencapai Rp 30 miliar per tahun. Menurut Asisten II Pemprov Budi Raharjo, dana sebesar itu diperoleh dari  tiga BUMD yang sudah eksis.
‘’Ketiga BUM itu masing-masing PD Swarna Dwipa menyumbang Rp 1,3 miliar, lalu PD PDE mencapai Rp 17 miliar dan sisanya adalah Bank Sumsel melalui pembagian deviden. Apalagi tahun 2008 eksistensi perkembangan bisnis PD PDE Hilir sudah mulai dibuka,’’ungkap Budi.

Usaha PD PDE itu antara lain, SPBU terbesar di Palembang dengan jumlah kran 10 unit, lalu cuci mobil otomatis, bengkel, mini market, restoran, pujasera juga distributor Musi Cool diperkirakan bakal meraup omzet minimal Rp 262 juta per bulan.
Ini akan memberikan pencerahan bagi pendapatan daerah, dan bisa menggantikan eksistensi PD Grafika Meru yang merupakan perusahaan percetakan milik perusahaan daerah dan hingga kini sudah kolaps. Untuk menghidupkanya kembali, malah butuh suntikan dana besar diatas rata-rata Rp 5 miliar.
‘’Kita ini gak punya dana untuk menghidupi PD yang sudah sulit untuk berkembang kembali, makanya kita berharap sejak awal evaluasi tahun lalu, setiap PD menyeiapakan bisnis plan matang. Bagi yang tak punya bisnis plan matang dan manajemen yang baik, lebih baik kita birakan dulu seperti PD Meru itu,’’ujarnya.
Kata Budi, setiap PD dituntut berbuat kreatif, baik mulai menejemen pemasaran,keuangan, SDM hingga pemeliharaan. Jika ada masalah segera dikonsultasikan dengan baik, agar tak parah.
Jauh-jauh hari Badan Pengawas Yakni Mahyuddin yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumsel sudah mengingatkan. Ternyata PD Meru  belum memiliki bisnis plan sebaik PD yang lain.
Menurut Budi, sementara ini perkembangan PD daerah yang ada Swarna Dwipa, Bank Sumsel, PD PDE sudah cukup bagus, bisa tumbuh 5-9 persen per tahun ini. “Ini sudah perkembangan yang bagus. Biasanya, PD pertumbuhaya cenderung stabil, tapi tidak untuk kita, cvenderung bagus,”ungkapnya.
Prestasi Perusahaan Daerah (PD) Swarna Dwipa tahun 2007 cukup gemilang mampu membukukan laba bersih hingga Rp 1,3 miliar. Ditargetkan tahun ini PD yang bergerak di bidang perhotelan ini akan menambah kapasitasnya, diharapkan bisa meraup potensi loses hingga Rp 5 miliar. Sehingga target mendatang laba bisanaik diatas Rp 5 miliar.
Begitupun dengan PD PDE yang sudah mengantongi hingga Rp 17 miliar, dari kerjasama dengan PT Merdco melakukan eksplorasi sejak 2004 lalu. Rencana mendatang malah sudah juga kerjasama dengan PT Odira Energy sudah komitmen bakal mendapat 5 persen dari total pendapatan bersih.
Sedangkan Bank Sumsel hingga semester pertama 2008 ini laba Bank Sumsel sudah mencapai Rp 71 M. Jika kondisi seperti sekarang ini tetap stabil, maka diprediksi hingga akhir tahun 2008, laba Bank Sumsel bisa tembus Rp 140 M atau naik Rp 30 M dibandingkan tahinm 2007 lalu yang hanya tembus Rp 110 M.
Cukup membanggakan DPK Bank Sumsel kini lebih didominasi dana masyarakat. Tahun 2007 lalu dari total DPK Rp 5,8 T, sebanyak Rp 3,9 T adalah dana masyarakat sementara sisanya hanya Rp 1,9 T merupakan dana Pemda. Kondisi ini baru pertama semenjak bank sumsel berdiri.(ayu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: