Jelang Lebaran Permintaan KTA Bank Mandiri Stabil

Sampai Agustus Realisasi Meningkat 30 Persen

Costumer service Bank Mandiri sedang melayani nasabah. Menjelang lebaran permintaan kredit tanpa agunan (KTA)  tetap stabil. KTA meningkat ketika tahun ajaran baru.

BANK MANDIRI: Costumer service Bank Mandiri sedang melayani nasabah. Menjelang lebaran permintaan kredit tanpa agunan (KTA) tetap stabil. KTA meningkat ketika tahun ajaran baru.

RADAR PALEMBANG, STABIL-Lebaran ternyata bukanlah momen masyarakat untuk gencar memperoleh kredit tanpa agunan (KTA). Permintaan sejauh ini stabil, bila dibandingkan jelang musim sekolah atau tahun ajaran baru, saat ini peningkatannya jauh lebih tinggi.
Saat puasa maupun lebaran, masyarakat lebih banyak mengandalkan uang THR guna memenuhi kebutuhan yang meningkat saat momen tersebut. Lain halnya saat musim sekolah atau tahun ajaran baru, masyarakat pasti memanfaatkan dana segar dari kredit bebas agunan ini.
’’Mungkin biaya mudik atau konsumsi selama puasa dan lebaran tidak setinggi biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan. Kalau musim sekolah permintaan KTA bisa melonjak hingga 100 persen,’’kata Manager Consumer Loan Processing Centre (CLPC) Bank Mandiri Wilayah 02 Palembang Tri Mekar Bawono, kemarin.


Dia menambahkan, dalam setahun, permintaan tinggi hanya terjadi satu kali, saat musim tahun ajaran baru atau awal kuliah. Sedangkan hari-hari lain selain puasa, akhir tahun ataupun hari besar lainnya, permintaan lebih stabil. ’’Masyarakat sekarang banyak mendapat fasilitas kredit dari bank lain, jadi ada persaingan,’’ tuturnya.
Namun, bila dilihat secara tahunan, animo masyarakat tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Sampai periode Agustus 2008 terjadi peningkatan 30 persen dari tahun lalu, baik untuk KTA murni (bayar gaji tidak melalui Bank Mandiri) ataupun KTA Payroll/mitra karya (gaji lewat Bank Mandiri). Paling banyak pencairan kredit terjadi untuk payroll mengingat resikonya jauh lebih rendah.
Peningkatan yang terjadi tahun ini lantaran pengaruh dari kebijakan bank tersebut yang memberi kemudahan fasilitas penyerapan KTA. Proses pencairan kredit dibuat lebih mudah (per Maret 2008) dengan langsung dicairkan lewat rekening, tanpa melalui proses administrasi berbelit.
Untuk meningkatkan penyaluran KTA dari program payroll, tidak akan dipertegas dalam bentuk perjanjian MoU. Bank hanya akan menganalisa perusahaan plus karyawan bersangkutan apakah berpeluang untuk menerima kredit atau tidak. ”Biasanya kami analisa sendiri dari penghasilan karyawannya, jika memungkinkan akan kami buat plafond untuk kredit yang bisa diambil. Tapi ini juga tidak mengikat,” ujar Tri.
Rata-rata plafond kredit yang diambil debitur berkisar antara Rp 25-30 juta dengan jangka waktu tiga tahun. Animo yang tinggi membuat target setiap tahun diproyeksikan meningkat. Ini juga dilandasi oleh gaji karyawan yang setiap tahun alami peningkatan. Bank Mandiri juga memberikan fasilitas top up, ketika gaji alami peningkatan, plafond kredit yang diambil juga dapat dinaikan.(ade)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. saya sudah punya toko tapi sudah tutup,karena perceraian.
    dan kini rumah ini milik saya! saya ingin membuka usaha lagi. tapi saya tidak punya modal.kalau bisa saya mau cari modal sebesar 5-10 juta saja.untuk buka usaha lagi.dan saya pinjam selama 2 tahun saja,tapi saya tidak punya apa2 untuk di agunkan.tolonglah saya duhai dermawan yang baik..
    jangan biarkan saya hidup dengan melamun dan melamun.karena hidup harus terus berjalan dan anak2 saya harus makan dan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: