Peritel Naikkan Stok Tiga Kali Lipat

RADAR PALEMBANG, RITEL – Para peritel tak mau melewatkan momen lebaran begitu saja. Seperti dikatakan, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Sumsel H Hasansuri, para peritel telah menggenjot stok untuk bahan pangan dan sandang sampai tiga kali lipat dari biasanya. Ini untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang lebaran nanti.
’’Memang kawan-kawan pengusaha ritel telah siap untuk memenuhi permintaan pasar di hari Lebaran. Rata-rata peritel modern saat ini sudah menambah stok hingga tiga kali lipat,” ujar Hasansuri, kemarin.
Penambahan stok terbanyak, kata Hasanuri, yaitu hingga tiga kali lipat terjadi pada produk soft drink, sirup, biskuit kaleng, buah kaleng dan kurma. Sementara barang yang stoknya sudah ditambah hingga tiga kali lipat adalah mentega, gula pasir, telur, minyak goreng dan daging sapi.


Bagaimana produk non pangan? Menurut Hasanuri, stoknya juga ditambah tiga lipat. Terbanyak untuk fashion baik pakaian anak, pakaian wanita, maupun perlengkapan ibadah. ’’Komposisinya, 60 persen pakaian anak, 40 persen pakaian wanita,” tambahnya.
Sementara komposisinya untuk ketersediaan stok bahan pangan sebesar 60 persen, sedang untuk non pangan sebesar 40 persen. Nantinya, semakin mendekati lebaran, komposisi ini akan seimbang.
Hasanuri menegaskan, angka penjualan juga sudah mulai meningkat. Yaitu merangkak di kisaran 20-25 persen mulai minggu pertama ramadan lalu. Nanti pada H-1 diperkirakan penjualan akan meningkat hingga 200-300 persen. ’’Ini terdorong adanya penerimaan THR dan gaji yang sudah turun sehingga pemenuhan kebutuhan oleh masyarakat akan dilakukan pada dekat-dekat lebaran. Kemungkinan ini akan bertahap hingga H+7 pasca Lebaran dengan kenaikan sekita 50-100 persen,” ungkapnya.
Hasanuri juga berharap, akan ada razia untuk mengatasi barang kedaluarsa dari BP POM dan Disperindag. Ini penting, mengingat peluang maraknya penjualan barang-barang tersebut di pasaran sangat besar karena besarnya permintaan barang konsumsi. ’’Jika ada anggota kami yang terbukti memasarkan barang kedaluarasa akan ditindak tegas,’’ tandasnya.
Sementara itu, Kasubdin Perdagangan Disperindag Kota Palembang Yustianus menyatakan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan para produsen. Terutama dalam hal untuk pemenuhan suplai barang ke pasar. Baik pasar modern maupun pasar tradisional. ’’Ini agar harga di tingkat konsumen bisa stabil,” ujarnya.
Meski begitu, Disperindag masih akan terus melakukan pantauan di pasar untuk mengetahui posisi stok dan harga sehingga lonjakan dan gejolak yang ada bisa diantisisipasi jauh-jauh hari. (sep)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: