Penyelamat Berbagai Kebutuhan

Demi untuk mendapatkan uang sebesar Rp 400 ribu, warga pun rela antri hingga berjam-jam dan berdesakan sekalipun dibawah pengawasan ketat petugas.
ANTRI : Demi untuk mendapatkan uang sebesar Rp 400 ribu, warga pun rela antri hingga berjam-jam dan berdesakan sekalipun dibawah pengawasan ketat petugas.

Sebanyak 99.396 warga Kota Palembang menerima Bantuan Tunai Langsung (BLT) dari pemerintah pusat sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Warga pun rela antri hingga berjam-jam hanya untuk mendapatkan uang sebesar Rp 400.000. Bahkan tidak sedikit yang pingsan, karena padatnya antrian. Uang ini setidaknya menjadi penyelamat berbagai kebutuhan.

M. Asif Ardiansyah – PALEMBANG

Jadwal pengambilan BLT telah dimulai Kamis, 11 September tadi. Suasana di 12 kantor pos yang tersebar di kota Palembang tentu saja langsung berubah 180 derajat. Kantor Pos yang biasanya sepi dan lenggang, kini mendadak ramai diserbu ribuan warga dari semua kecamatan yang ada.


Sejak pukul 06.30 WIB, mereka sudah merapat dan ikut antrian. Tepat  pukul  07.30 WIB,  kantor pos bak lautan manusia mereka antri satu persatu menunggu giliran untuk mendapatkan BLT.
Yang tak sanggup antri, terpaksa pulang ke rumah  dan menunggu waktu lain karena batas waktu pengambilan BLT tersebut masih lama yaitu akhir Desember.
Yang tidak sanggup, tapi tetap antri ada yang berhasil mendapatkan BLT tersebut namun ada juga yang tergolek pingsan sehingga harus di bawa ke rumah sakit.
“Saya  ada di kantor pos ini sejak pukul 06.00 WIB  atau sebelum kantor pos ini buka, karena saya sudah tahu pembagiannya mulai hari ini dari media,”ungkap Nur, warga Tulang Bawang Sako ketika dibincangi RADAR PALEMBANG, di kantor Pos  cabang Sako Palembang.
Nur  yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci ini mengaku telah meminta izin kepada tempatnya mencuci bahwa hari ini dirinya tidak bekerja untuk mengambil BLT.
“Saya nekat mengambil uang BLT di hari pertama ini karena uang tersebut sangat berarti sekali bagi saya. Selain untuk belanja juga untuk biaya sekolah. Apalagi sebentar lagi kan mau lebaran, bisalah belikan baju baru untuk anak,”ungkap  Nur sembari memanggil anaknya untuk segera meninggalkan kantor pos karena uang BLT sudah mereka dapatkan.
Senada juga diungkapkan oleh  Adi, warga Siaran Sako yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang buru’an mengaku rela antri dihari pertama,  karena uang BLT itu nanti akan dia gunakan untuk menambah modal usahanya. “Lumayan lah dik, uang Rp 400 ribu itu bisa menambah modal usaha saya,”ucapnya.
Jika di kantor pos cabang Sako warga antri sejak pukul 06.00 WIB, hal tak jauh berbeda terjadi di kantor pos Pusat jalan Merdeka. Di kantor pos ini warga mengaku usai sahur dan salat subuh langsung menuju.
“Saya subuh-subuh langsung kesini, karena pengalaman BLT tahap I, terlambat datang maka antri bisa berjam-jam. Sehingga tak heran ada beberapa warga yang pingsan karena tidak tahan antri,”ucap Yono, warga Karang Anyar Gandus.
Yono juga mengaku karena antri sejak pagi sekitar 07.30 WIB dirinya sudah mendapatkan BLT sehingga sudah bisa langsung pulang. “Mudah-mudahan uang ini bisa bermanfaat untuk anak-anak saya yang sekolah,”ucapnya.
Sebagaimana diberitakan, setelah sempat tertunda, Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II untuk kota Palembang  akhirnya  mulai tanggal 11 September di kucurkan.
Dana BLT Tahap II tersebut dibayarkan melalui 12 kantor pos yang ada dikota Palembang termasuk kantor pos jalan Merdeka dan lebih 50 loket (konter) pembayaran.
Dana yang akan dibayarkan tidak hanya untuk satu hari, melainkan masih diambil sampai dengan akhir Desember 2008. Dengan demikian warga tidak perlu berbodong-bondong datang di hari pertama. Total alokasi Rumah Tangga Sasaran (RTS) di kota Palembang  yang akan menerima BLT   berjumlah 99.396 RTS tersebar di 16 kecamatan dikota Palembang. Tiap RTS mendapat Rp 400 ribu, jadi jika 99.396 maka dana yang dikucurkan adalah RP 39,7 miliar.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: