IPO KS Ditunda

RADAR PALEMBANG, TUNDA – Memburuknya pasar modal membuat rencana privatisasi Krakatau  Steel (KS) diundur. Proses penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) yang sedianya dilaksanakan November nanti, hampir pasti ditunda.

Demikian diungkapkan Menneg Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil. Menurut dia, memburuknya pasar modal membuat pemerintah tidak memiliki justifikasi untuk tetap memaksakan IPO KS. ”Jadi, most likely (hampir pasti, red) ditunda,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN akhir pekan lalu.
Meski demikian, kata Sofyan, pihaknya akan tetap mengupayakan agar izin resmi privatisasi dari DPR bisa keluar. ”Jadi, begitu pasar membaik, kita bisa langsung IPO,” katanya.
Sebelumnya, Selasa lalu (9/9), Rapat final Panitia Kerja (Panja) Privatisasi DPR sudah memberikan lampu hijau untuk privatisasi KS. Namun, keputusan Panja tersebut masih harus dibahas di Komisi VI dan Komisi XI untuk kemudian diajukan ke pimpinan DPR.
Ketua Komisi VI DPR Totok Daryanto mengatakan, pihaknya berharap IPO KS bisa terlaksana November nanti. Dirut PT KS Fazwar Bujang juga tetap berharap agar IPO KS bisa terlaksana November nanti. ”Tentu, November nanti kita berharap pasar bisa rebound,” katanya.
Menurut Sofyan Djalil, pemerintah memiliki misi penting dalam proses IPO KS. ”Tidak sekedar privatisasi. Tapi, tujuannya adalah meraup dana untuk pengembangan KS. Karena itu, kita usahakan agar mendapat harga tinggi dari IPO tersebut,” terangnya.
Sofyan mengatakan, pihaknya menargetkan, proses IPO bisa meraup dana optimal untuk pengembangan pabrik, sehingga kapasitas produksi baja KS yang saat ini mencapai 2,5 juta ton per tahun, dalam beberapa tahun ke depan bisa digenjot hingga 5 juta ton per tahun.
Untuk itu, lanjut dia, Kementerian BUMN akan segera melakukan kajian berupa cost benefit analysis. Misalnya, apa untung – rugi KS jika IPO saat ini. ”Jadi, kami akan hitung, kalo IPO saat ini kira-kira dapat harga berapa. Kemudian kalau kita tunda 6 bulan kedepan, kira-kira dapat harga berapa,” paparnya.
Sofyan mengakui, timing IPO pada saat ini memang kurang tepat. Pasalnya, selain kondisi pasar modal tengah dalam tren menurun, harga komoditas baja juga sedang dalam tren turun. ”Seandainya kita bisa IPO pada Juni lalu, akan sangat bagus sekali,” ujarnya.
Sofyan menambahkan, kemungkinan bukan hanya KS yang jadwal IPO-nya ditunda, namun empat BUMN lainnya juga, yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, PTPN IV, PTPN XI, dan Bank Tabungan Negara (BTN). ”Kondisinya sama,” tandasnya. (owi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: