BANK PERMATA SYARIAH Resmi Buka Cabang di Palembang

RADAR PALEMBANG, CABANG-Bank Permata Syariah secara resmi kini beroperasi di Palembang. Bank tersebut membidik segmen ritel untuk pengembangan usaha khususnya melalui linkage program. Empat cabang Bank Permata difungsikan sebagai layanan office chanelling (OC) yang tersebar di kota ini.

“Meskipun dapat dilayani di cabang konvensional, kami tetap menjaga amanah nasabah dengan tetap melaksanakan prinsip perbankan syariah. Dengan strategi OC ini, kami yakin PermataBank Syariah dapat berkembang dengan baik,” jelas Head PermataBank Syariah Adrian A Gunadi didampingi Manager Media Relations Alfianto Domy Aji serta Branch Manager Palembang Herlina Iskandar, saat jumpa pers di Hotel Aryaduta, kemarin.
Untuk wilayah Palembang, empat cabang Bank Permata yang dijadikan layanan OC untuk pengembangan produk Permata Syariah yakni PermataBank Kenten, PermataBank Kebumen , PermataBank Veteran serta PermataBank Kolonel Atmo.
Namun, untuk sementara waktu keempat OC ini hanya akan melayani penghimpunan dana pihak ketiga. Sementara layanan pembiayaan yang bisa dilayani di OC seperti termaktub dalam UU perbankan syariah yang baru, dikatakan Adrian, proses ini akan dilakukan secara bertahap.
Proses pembiayaan yang dilakukan OC hanya sebatas pemberi referensi bukan memutuskan. Pembiayaan ini lebih beresiko dibanding penghimpunan dana, untuk itulah keputusan akhirnya dilakukan kantor pusat.
“Layanan OC untuk sementara waktu digunakan memasarkan produk-produk dana saja seperti tabungan, deposito ataupun produk bancassurance. Tapi mungkin strategi ini akan kami review pada akhir Desember mendatang atau memasuki awal tahun depan,” ucap dia.
Disinggung mengenai program spin off yang kini banyak dilakukan perbankan syariah menyusul kemudahan dalam UU Perbankan Syariah, dikatakan Adrian, wacana kea rah itu sudah ada. Sayangnya, perusahaan menilai situasi bisnis perbankan syariah di negara ini masih belum kondusif. Share syariah dengan konvensional masih sangat kecil, hanya sekitar 2 persen saja. Artinya perbankan syariah masih belum berkembang dengan baik di negara ini. ”Regulasinya masih belum kondusif mendukung ini. Ada beberapa regulasi yang perlu diluruskan. Jadi untuk saat ini belum tepat melakukan spin off, tapi itu akan menjadi wacana kami ke depan,” tandas Adrian.
Sementara itu target pasar yang akan dibidik bank syariah swasta ini yakni segmen ritel. Misalnya dengan menjalin kerjasama dalam bentuk value change dengan perusahaan pembiayaan FIF. Program yang sama dengan linkage program tersebut dilandasi oleh jumlah konsumen yang menggunakan perusahaan ini mencapai 3 juta nasabah.
Kinerja PermataBank Syariah nasional sampai semester pertama 2008 meningkat hingga 441 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.Per Juni 2008, laba bersih tercatat Rp 20,9 miliar atau mengalami kenaikan hingga Rp 27 miliar mengingat pada bulan yang sama tahun lalu, kinerja PermataBank Syariah masih mencatat kerugian sebesar Rp 6,1 miliar.
Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh peningkatan pendapatan seiring dengan peningkatan pembiayaan. Pendapatan operasional seperti margin Murabahah tercatat Rp 37,6 miliar atau mengalami kenaikan hingga 356 persen dari Rp 8,2 miliar. Sedangkan pendapatan operasional lainnya tercatat Rp 11 miliar atau tumbuh 363 persen dari Rp 2,4 miliar di Juni 2007.(ade)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: