Tim Gabungan Sita Makanan Kedarluasa

RADAR PALEMBANG, SITA – Masyarakat sebaiknya  waspada dan selektif membeli produk makanan. Sebab, hasil razia  tim gabungan  BPOM Palembang,  Dinkes (Dinas Kesehatan), Disperindagkop (Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi) serta Pol PP, kemarin,  masih banyak ditemukan  produk expired (kadarluarsa) dan tanpa label resmi.
Produk tersebut meliputi susu siap minum, mentega, roti, kue kering, kerupuk yang dikeringkan dan kurma, yang didapati petugas dari salah satu Perusahaan Dagang (PD) di kawasan Sudirman dan Cinde, serta Hipermart, Ramayana serta Bukit Besar.
“Jumlah susu ada sekitar 20, mentega juga 20 yang tergolong expired. Sedangkan roti, kue kering, kerupuk dan kurma tanpa label. Artinya, tidak diketahui produksi mana, berat, dan kapan waktu kadarluarsanya,” jelas Kepala Bidang Pemeriksaan Penyelidikan BBPOM Endah Yulia.
Razia gabungan sendiri terdiri dari lima tim yang dilakukan sejak pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, barang-barang kedaluarsa tersebut  diamankan ke BPOM Palembang.  Razia juga dilakukan di JM Plaza, Marathon, serta di kawasan Dempo PD Manis. Basuki Rahmad, Kenten serta tak lupa juga di kawasan Kapten Arivai dan KM 5. “PD yang menjual barang expayet ini, pemiliknya tidak diamankan. Mereka akan kita bina untuk tidak lagi menjualnya,” ujar Endah
Razia menurunkan lima tim langsung Tim pertama, bergerak di kawasan Letkol Iskandar dan Kolonel Atmo meliputi sarana (toko maupun mall yang didatangi) JM Group, PD Manis, PD Yulia, PD Bandung, PD Sunatera, toko Arifin AS dan PD Lemabang. Tim I Begerak dikawasan Sudirman yakni Marathon dan Cinde. Sedangkan tim II begerak di kawasan Hypermat, Ramayan dan langsung kearah Bukit Besar.
Untuk Tim III bergerak dikawasan Basuki Rahmat dan Kenten meliputi Makro, Diamond, PD Masnis Kenten, toko buah Larisa, Jm Kenten, Toko Permai, PD Novi dan PD Johan. Tim IV begerak Kapten Riva’I dan kawasan KM 5, Carefour, Dika, Sinar Abadi, Mutiar Indah. Terakhir tim 5 bergerak dikawasan jalan Sudirman dan Veteran, mulai dari Maraton, Toko Superindo, Los Pasar Cinde, Tunas Makmur dan PD di Veteran.
“Total ada sekitar 40 sarana yang akan dirazia. Jika tidak cukup waktunya akan kita lanjutkan besok,” cetus Kepala BPOM I Made Kawi Sukayana, melalui Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan, Endah Julia, kepada wartawan.
Sebenarnya razia ini ditargetkan untuk pengawasan tim difokuskan terhadap produk parcel, termasuk produk pajangan, yang sudah expired, serta produk yang telah rusak, mengandung alcohol ataupun babi.
BPOM masih memeberikan toleransi sebanyak satu kali. Jika sampai dua kali, masih kedapatan menjual produk expired, BPOM bakal mengadakan Projustisia atau mengajukan ke pengadilan dengan tuntutan melanggar UU Pangan No 7 tahun 1996. “Hukumanya denda Rp140 juta atau kurungan selama 7 tahun,”tungkasnya
Sementara itu,  sidak akan dilanjutkan hari ini pada  beberapa mal atau swayalan lain yang ada dikota Palembang.  ”Mungkin dalam sidak esok (hari ini,red) kita akan menemukan mal atau swalayan yang mendagang parcel ataupun makanan yang kadaluarsa,”ujar Teddy seraya mengatakan bahwa kemarin mal dan swalayan yang mereka sidak yaitu PD Manis, JM Pasaraya dan  toko Julia.
Hal senada juga diungkapkan Yustianus, Kasubdin Perdagangan Disperindagkop Palembang yang  juga mengaku  dalam sidak kemarin belum menemukan mal ataupun swalayan yang  menjual parcel dan makanan yang kadaluarsa.
”Kita tadi kebagian  sidak di wilayah Bukit, disana terlihat pengelola swalayan masih patuh. Namun demikian, pihaknya tetap akan kembali melakukan sidak   secara rutin agar mereka benar-benar patuh,”ucapnya.
Yustianus juga mengungkapkan bahwa dilakukannya sidak ini sesuai dengan undang-undang (UU) perlindungan konsumen dan UU pangan yang intinya memberi peringatan kepada industri agar tidak boleh memajangkan produk-produk mereka yang kemasannya telah rusak, kadaluarsa dan tak bermerek. ”Jika  melanggar, maka pemerintah akan menuntutnya dengan hukuman penjara paling lama 5 tahun,” tukas Yutianus. (sep/ vie)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: