++Jadi 13 Persen Per Tahun

RADAR PALEMBANG, NAIK-Seiring dengan terus meningkatnya suku bunga acuan bank sentral (BI rate), bunga kredit perbankan juga ikut dinaikkan. Saat ini hampir seluruh suku bunga KPR cenderung dikisaran dua digit. Sementara, Menjelang lebaran ini permintaan perumahan malah menurun.
Selama 2008, Bank Mandiri tercatat sekitar empat kali menaikan suku bunga KPR. Kenaikan yang dilakukan sejak awal tahun itu dilakukan berjenjang dari 9,9 persen diawal Maret 2008 menjadi 13 persen perperiode 15 September lalu. ”Sebelumnya rate ada di 12,5 persen tapi sekarang naik 0,5 persen jadi 13 persen pertahun,” ujar Manager Consumer Loan Processing Centre (CLPC) Bank Mandiri Wilayah 02 Palembang Tri Mekar Bawono.
Secara ekonomi makro, suku bunga perbankan akan terus alami kenaikan. Kondisi ini tentunya akan diikuti seluruh perbankan, ini pula yang membuat Bank Mandiri tidak takut kehilangan debitur. ”Tapi sepertinya masyarakat sudah terbiasa dengan bunga rendah seperti 9,9 persen yang kami luncurkan awal Maret lalu. Jadi kenaikan sekarang yang menjadi 13 persen dirasa sudah sangat tinggi.”
Setelah mengalami kenaikan bunga kredit perumahan sebanyak empat kali, tentunya berdampak pada penyaluran kredit. Bunga menurut Tri, merupakan faktor penting keinginan masyarakat mengambil kredit.
Disamping itu, ada pengaruh lainnya yang juga mempertegas yakni kenaikan inflasi serta peningkatan harga BBM. Dengan pengaruh ini, masyarakat tidak segencar dulu mendapatkan rumah.
Selama bulan puasa, bisnis perumahan menemui hambatan. Masyarakat mengutamakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama puasa dan jelang lebaran. Untuk itulah, Bank Mandiri mempercepat penjualan pada minggu pertama dan minggu kedua Ramadan. Sebab, memasuki minggu ketiga permintaan mulai alami penurunan, bahkan cenderung vakum.
”Biasanya seminggu jelang lebaran tidak ada permohonan sama sekali. Bukan cuma debitur yang sibuk sambut lebaran, tetapi juga mereka yang berhubungan dengan proses untuk perumahan tersebut. mulai dari notaris hingga petugas appraisal. Tapi target satu bulan kami tetap tercapai karena diawal puasa pencairan kami percepat,” jelas Tri.
Sementara bagi BTN, kenaikan suku bunga sudah dilakukan sejak 1 September lalu dan hingga kini belum mengalami perubahan. Rata-rata kenaikan suku bunga tersebut berkisar 0,5 persen.
Plafon kredit kurang dari Rp 75 juta yang tadinya kena bunga 12,25 persen naik jadi 12,75 persen, kredit Rp 75-150 juta daru 11,25 persen naik ke 11,75 persen, nominal kredit Rp 150-350 juta justru turun dari 10,75 persen jadi 10 persen dan plafon diatas Rp 350 juta dari 9,5 persen naik ke 10,5 persen pertahun.
”Sistem bunga KPR yang kami terapkan berjenjang tergantung nominalnya. Tidak semua bunga naik, ada juga yang kami turunkan seperti plafon Rp 150-350 juta. Ini hanya strategi marketing saja karena kami ingin menggencarkan realisasi perumahan menengah atas,” jelas Branch Manager BTN Palembang Arief Budiman, kemarin.
Menghadapi tekanan ekonomi makro di masa mendatang, Arief tetap optimis target KPR 2008 akan tercapai khususnya untuk KPR bersubsidi. ”Kebutuhan masyarakat terhadap perumahan tetap tinggi. Namun, saat puasa dan lebaran ini permintaan KPR lebih stabil tidak alami penurunan,’’ tukasnya. (ade)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: