Tingkat Kehilangan Dibawah 2 Persen

RADAR PALEMBANG, KEHILANGAN-Membludaknya pengunjung mal yang menyerbu  areal pakaian  baik koleksi fesyen anak-anak, remaja dan dewasa, mememiliki potensi loses (kehilangan) bagi mal, terutama dari tindak kriminal seperti mengutil. Untungnya, potensinya tidak begitu mencolok, berkisar dibawah 2 persen.
Seperti diketahui,  akhir pekan ini diprediksi akan terjadi lonjakan transaksi, mengingat pada akhir bulan nanti, konsumen sudah disibukkan dengan aktivitas lainnya seperti persiapan mudik (pulang kampung). Apalagi pada minggu-minggu ini, THR sudah mulai dibagikan. Nah, untuk mengantisipasi kenyamanan berbelanja, masing-masing manajemen hypermarket akan meningkatkan pengamanan lebih ketat.
Penambahan personil petugas keamanan (security) diharapkan bisa menekan tingkat kehilangan (loss, red) yang rentan terjadi akibat membludaknya pengunjung. Kondisi ramai tentu saja berpeluang pada aksi pencurian alias ngutil yang dilakukan oknum. Meskipun persentase tingkat kehilangan dibawah 2 persen, namun kerugian yang timbul akibat ini bisa mencapai jutaan rupiah.
“Untuk tahun ini, kita berusaha untuk bisa menekan angka tersebut. Walau persentasenya kecil namun kerugian yang timbul cukup besar. Penambahan security itu sudah mulai dilakukan dalam sepekan ini dan seminggu menjelang  ditambah bantuan anggota kepolisian yang akan ngepam disini. Sejumlah kamera tersembunyi juga akan terus memantau semua aktivitas,”ujar Loss Prevention Manager Carrefour, Lamedren, ketika diwawancarai kemarin siang di tokonya di Palembang Square Mal.
Pria yang akrab disapa Memed ini mengakui memang sulit untuk mendeteksi tingkat kehilangan yang disebabkan oleh aksi pencurian. Apalagi jika pelaku berhasil lolos membawa barang sehingga kerugian terpaksa dibebankan kepada toko. “Untuk tahun ini, keamanan akan lebih diperketat lagi dengan menyebarkan personil kita di tempat-tempat yang ramai baik yang berpakaian seragam maupun pakaian bebas. Kita juga akan terus memberikan himbauan kepada konsumen untuk lebih berhati-hati lagi. Misalnya tidak mengenakan perhiasan yang mencolok, tas atau barang berharga untuk tidak diletakkan di dalam troli. Ini akan disampaikan untuk mengantisipasi, karena toko dipastikan padat seperti tahun-tahun lalu,”sambungnya didampingi Koordinator Customer Service, Nur Fitri.
Dijelaskan Memed, ada tiga kriteria aksi pencurian yang kerap terjadi. Yaitu sindikat, iseng dan penyakit kleptomania. “Biasanya banyak yang iseng melakukan ini dengan produk tekstil paling mendominasi. Ada juga groseri dan perlengkapan rumah tangga yang dicuri. Untuk tahun kemarin saja, kasus ngutil selama bulan puasa mencapai puluhan kasus dengan pelaku didominasi oleh ibu-ibu. Modus operandinya beragam. Kalau ada yang mencurigakan akan langsung diamankan. Personil kita terus berkeliling agar konsumen mendapatkan kenyamanan berbelanja,”lanjutnya lagi.
Hal senada juga akan dilakukan oleh Hypermart yang berlokasi di Palembang Indah Mall. Penambahan personil security juga akan ditempatkan di beberapa titik, misalnya di areal sekitar kasir, depan pintu masuk dan disebar di dalam areal toko. “Penambahan personil sekitar 4-5 orang, karena memang pengamanan akan lebih diperketat lagi mengingat suasana yang ramai dan padat. Ini juga untuk menciptakan kenyamanan pelanggan ketika berbelanja,”kata Kepala Kasir Hypermart, Erica kepada koran ini, kemarin.
Bagaimana dengan tingkat kehilangan barang ? Erica mengakui adanya tingkat kehilangan barang berdasarkan moment yang sama di tahun lalu. Namun ia tidak bersedia menyebutkan secara rinci kisaran persentase tingkat kehilangan tersebut. “Pokoknya ada, tapi tidak bisa disebutkan. Karena bukan wewenang saya. Tapi kita akan terus berusaha untuk menekan kerugian yang timbul akibat ini. Salah satunya dengan melakukan pengamanan yang lebih ketat menjelang lebaran nanti. Apalagi Hypermart buka hingga pukul 24.00 WIB mulai 19-29 September nanti untuk memberikan kesempatan kepada customer untuk berbelanja lebih lama memenuhi berbagai kebutuhan lebaran,”katanya ramah. (yen)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: