Pegadaian yang Masih Adem Ayem

“Nantilah, THR Belum Habis”

Menjelang hari raya Idul Fitri 1429 H, aktivitas Perum Pegadaian Cabang Baturaja masih terlihat sepi dan belum ada lonjakan nasabah, yang menggadaikan maupun melakukan penebusan terhadap barang yang digadaikan.

Edward Ferdinant – BATURAJA

Aktitas di Perum Pegadaian Cabang Baturaja yang masih sepi. Nasabah diperkirakan baru akan melonjak pada H-5.

MASIH SEPI: Aktitas di Perum Pegadaian Cabang Baturaja yang masih sepi. Nasabah diperkirakan baru akan melonjak pada H-5.

PANTAUAN koran ini di Pegadaian yang terletak di Jalan Akmal Nomor 29 Pasar Atas Baturaja, aktivitas masih berjalan seperti biasanya. Hanya ada satu dua nasabah yang datang.
Kalau diperhatikan secara seksama, nasabah di Pegadaian ini bisa dibagi menjadi dua. Pertama, mereka yang sudah menjadi langganan tetap. Biasanya nasabah yang seperti ini sudah tahu prosuder yang harus dilalui. Mereka pun kerap langsung bertegur sapa dengan pegawai di Pegadaian.


“Pagi Bu Rahmat. Sudah lama tidak kesini.” Begitu tegur seorang pegawai kepada nasabah yang sudah dikenal dan menjadi langganan tetap Pegadaian.
Lalu, yang kedua adalah nasabah baru.Bagi yang baru ini tampak sekali kalau mereka butuh informasi. Wajah polos dan kepala yang selalui menoleh ke kiri dan kanan berusaha mencari tahu informasi.
Kalau bertemu dengan yang nasabah seperti ini, petugas di Pegadaian pun harus siap-siap dan bersabar. Pasalnya, nasabah baru kerap mengeluarkan kata-kata yang ketus. “Masak sih, cuma diharga gitu.”
Namun, karena petugas yang berpengalaman dan ramah, semua itu bisa ditanggulangi dan akhirnya calon nasabah tadi mau bertransaksi di Pegadaian.
Menurut Pjs Perum Pegadaian Baturaja Janeli, berdasarkan pengalaman mereka lonjakan transaksi baik menggadaikan maupum penebusan diprediksi akan terjadi pada H-5 hingga H-1 lebaran. “Kalau sekarang masih normal, kita prediksi H-5 hingga H-1 akan terjadi lonjakan transaksi  berupa penebusan barang,” ujar Janeli.
Dikatakan, peningkatan transaksi yang paling banyak terjadi menjelang lebaran nanti bisanya penebusan barang yang dilakukan konsumen, kebanyakan barang yang digadaikan merupakan perhiasan dan hendak dipakai saat lebaran.
“Dari seluruh barang yang digadaikan di sini, 90 persen di antaranya adalah perhiasan. Sedangkan sisanya barang elektronik dan kendaraan. Menjelang lebaran ini perhiasan yang digadaikan nasabah biasanya banyak ditebus karena akan dipakai untuk lebaran, setelah lebaran atau sekitar sebulan biasanya perhiasan tersebut akan digadaikan lagi,” jelasnya dengan logat Padang.
Adapun total nasabah Pegadaian Cabang Baturaja sampai saat ini mencapai angka 8.000 nasabah. Angka terbanyak didominasi oleh Baturaja, selebihnya oleh konsumen dari OKU Timur dan OKU Selatan. Sementara dana yang terhimpun sejak awal tahun lalu hingga September mencapai Rp 24 miliar lebih.
Mengenai persyaratan dalam menggadaikan barang lanjut Janeli sangat mudah dan dengan proses pencairan dana yang cepat dengan sewa modal super ringan ditambah keuntungan lainnya. “Selain itu, barang yang digadaikan keamanannya kita jamin dan diasuransikan oleh Pegadaian,” terangnya.
Sementara itu, salah satu warga Kota Baturaja yang ditanya koran ini terkait keberadaan Perum Pegadaian mengatakan, sangat terbantu dengan adanya Perum Pegadaian. Sebab, kondisi keuangan dan ekonomi yang kian tak menentu juga berpengaruh terhadap pemasukanya.
“Kalau sekarang nanti dulu. Masih ada uang THR. Nantilah, lihat dulu. Kalau butuh uang lagi, baru ke Pegadaian,” tutur Leli, pegawai swasta yang sudah berumur paroh baya. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: