Pejalan Jauh

Pertanyaan

Ustad, saya sering melakukan perjalanan jauh keluar kota, meskipun jauh tapi bisa ditempuh dengan pesawat terbang hanya beberapa puluh menit. Bagaimana kalau saya terkadang tidak puasa dalam perjalanan itu. Boleh atau tidak?

Erhan Saputra

(Karyawan PT Pusri) Jalan Batang Hari Lima Palembang

Jawaban

Sebagaimana tercantum dalam alquran, bagi para musafir (dalam perjalanan jauh), boleh tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain. Mengenai jarak waktu tempuh yang bisa ditempuh dalam waktu beberapa menit saja, itu tidak dipersoalkan. Pasti para ulama hanya memperdebatkan jarak tempuh ada yang memberi batasan minimal 90 kilometer (Palembang-Prabumulih), ada juga para ulama yang memberikan batasan minimal 120 kilo meter baru diperbolehkan tidak berpuasa.

Hal terpenting, setiap muslim bisa mengukur kadar kemampuan masing-masing. Kendati jarak tempuh jauh, bila mereka tetap mampu melaksanakan puasa itu sangat baik, sebaliknya bila tidak mampu Allah berikan keringanan boleh tidak berpuasa, asalkan menggantinya di hari lain. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: