ATM BCA Dijebol

mun-rdr)

DIBOBOL : Seorang petugas menunjuk lobang yang digunakan pelaku untuk masuk. Sementara, bagian depan ATM terlihat rusak setelah dibobol. (f:mun-rdr)

RADAR PALEMBANG, DIBOBOL – Anjungan Tunai Mandiri (ATM)  Bank Cabang Pembantu BCA di ruko Jl MP Mangku Negara No 16 RT 01/01 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang dibobol. Berutung, uang dalam brankas tidak berhasil digondol, sementara pelaku masih dalam penyidikan.
Bobolnya ATM BCA tersebut pertama sekali diketahui  sekitar pukul 09.15 WIB, saat salah satu nasabah hendak mengambil uang tunai  namun ternyata dalam keadaan rusak. Peristiwa ini, sontak membuat warga sekitar heboh.


Aksi pembobolan itu menurut  perkiraan dilakukan  oleh dua orang. Lantaran kesiangan, para pelaku belum sempat membobol brankas sehingga uang yang berada di dalamnya tidak dapat mereka bawa.
Menurut pengakuan penjaga di sekitar lokasi kejadian Yasin (23) warga Jl MP Mangku Negara Lr Kebon Sirih RT 01/01 ini, pada malam kejadian dia tidak mendengar apa-apa.
“ Saya bertugas dari jam 22.00 WIB, hingga pukul 03.00 WIB (dinihari, red) saya baru berganti ship dengan Herman (35). Waktu  malam kejadian, saya hanya mengawasi daerah depan saja, waktu jaga kemarin malam saya ngobrol dengan para karyawan seafood yang berjualan di depan ruko,”jelas Yasin, dihadapan polisi yang memeriksanya.
Saat jaga malam tersbeut, jelas Yasin, dia ditemani oleh beberapa rekannya seperti Heri, Sait, Ria, dan Haimin. Mereka ngobrol  mulai rekannya datang hingga warung seafood tutup sampai jam 01.30WIB, dan dia sendiri meski temannya sudah pulang tetap masih duduk di depan ruko. “Selama saya duduk-duduk sendiri saya tak mendengar suara yang mencurigakan dari salah satu ruko,”ujarnya.
“Selama menunggu pergantian ship dengan Herman, saya masih duduk-duduk didepan dealer Honda sendiri. Setelah pukul 03.00WIB, Herman baru datang. Kemudian aku memeriksa ruko bagian depan saja. Aku cuma merikso ruko itu bagian depan bae Pak, bagian belakangnyo idak aku perikso,”cetus Yasin.
Hal senada diungkapkan rekan Yasin,  Herman. Menurutnya,  ia tidak tahu menahu masalah pembobolan tersebut. Karena iapun tak melihat hal yang mencurigakan saat jaga malam.
Sementara, menurut salah satu tukang parkir M Ali (60) warga Jl Seduduk Putih yang juga bertugas sebagai pembersih halaman ruko, ia datang ke lokasi tersebut pukul 08.00WIB. “ Saya tak melihat hal yang mencurigakan dari dalam, seperti biasa saya menjalankan tugas membersihkan halaman ruko. Kemudian sekitar pukul 09.00WIB, baru datang petugas satpam membuka pintu Bank yang langsung keruang ATM, saya hanya menyapu di daerah luar saja. Nah, saat ada nasabah yang hendak mengambil uang itulah baru ketahuan kalau ATM tersebut sudah dalam keadaan rusak,”jelas Ali.
Selanjutnya, kedua penjaga malam dibawah ke Mapoltabes Palembang untuk dan dimintai keterangan atas peristiwa yang terjadi. Melalui kanit Pidum Poltabes Palembang, AKP Antoni Adi, mereka diketahui bekerja sebagai penjaga malam dan sementara mereka masih menjalani pemeriksaan secara insentif.
Sementara itu, informasi yang berhasil di himpun koran ini saat meminta keterangan kepada Kapolsek Kalidoni Ipda Daryani mengatakan, untuk sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
“Untuk sementara ini kasus pembobolan ATM ini kita serahkan ke Mapoltabes Palembang, guna untuk penyelidikan yang lebih lanjut lagi. Pelaku tidak berhasil mengambil uang tersebut, namun mereka sempat membobol tembok dari ruko sebelah,”jelas Kapolsek Kalidoni Ipda Daryani
Selain itu, pelaku juga menutup dua buah kamera CCTV dengan kantong plastik berwarna hitam. “ Kita sudah mengambil bukti berupa CCTV, selanjutnya rekaman tersebut masih kita selidiki melalui internet. Untuk sementara, kita sudah menyita barang bukti yang tertinggal di TKP yakni tabung gas, tabung elpiji berikut selang penyalur gas, lempengan potongan Rollingdoor, gergaji, pahat besar dan kecil, linggis besar, boderm, kopak, obeng, tang pemotong, besi As roda, lakban, topi pelaku, ember, gayung plastik serta box penyimpan uang,” urai Daryani.
Diperkirakan, sambung Daryani lagi, para pelaku ini tampak memang sudah lama mereka rencanakan.  Terbukti dengan peralatan yang mereka siapkan, dan pelaku tersebut berjumlah lebih dari dua orang. “Untuk sementara kasus ini masih akan kita selidiki sejauh mana kalau ada keterlibatan pihak-pihak yang lain,”tungkas Daryani.
Sementara itu, salah satu karyawan Bank BCA Sumarto saat dikonfirmasi masalah pembobolan ATM tersebut memang membenarkan. “ Kita sudah melaporkan peristiwa ini ke polisi, selanjutnya biar polisi mengusut tuntas kasus ini. Untuk sementara kita belum bisa menafsirkan berapa kerugian yang kita derita,”ungkap Sumarto.
Terpisah, dihubungi wartawan  Pimpinan BCA Cabang Palembang, Dawmawan menjelaskan,  pada dua ATM yang dibobol  semuanya berisi pecahan Rp50 ribu.
“Untungnya, perampok tidak bisa mengambil uang di ATM tersebut karena mungkin sangat kesulitan membongkar brankas. Mereka cuma mengelas bagian luar ATM saja. Saya pastikan tidak ada kerugian,’’ kata Darmawan. (vie)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: