Awasi Peredaran Daging Oplosan

RADAR PALEMBANG, DAGING  – Peredaran daging pada hari raya idul Fitri 1429 Hijriah mendapat pengawasan yang ketat Pemkab Empat Lawang. Hal ini dilakukan untuk menghindari daging oplosan sehingga mendapatkan daging yang aman, sehat dan halal untuk dikonsumsi masyarakat.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Perternakan dan Perikanan, Makmun Hambali melalui Kabid Perternakan, Dadang Munandar saat ditemui di ruang kerjanya,  menyampaikan bahwa dalam rangka mengawasi peredaran daging oplosan yang pihaknya sudah membentuk tim khusus pengawasan yang akan diturunkan di pasar tradisional Tebingtinggi, Ibu Kota Kabupaten Empat Lawang dan tempat pemotongan hewan ternak masyarakat. ”Pengawasan akan dilakukan tim khusus,” kata Dadang.


Selain pengawasan daging oplosan tim yang diturunkan akan mengecek langsung kesegaran penyakit yang dijual agar terhindar penyakit hewan menular yang dikenal mematikan.
Mengenai perbedaan daging sapi dan babi yang kerap kali meresahkan masyarakat, Dadang menjelaskan bahwa daging babi condong berbau anyir, sedangkan daging sapi tidak berbau anyir. Selanjutnya daging babi lebih halus dan kemungkinan besar meninggalkan bulu di kulitnya, sedangkan daging sapi serat lebih kasar, warna daging babi pucat sedangkan warna sapi berwarna kemerah-merahan. Terakhir daging babi lebih mengandung lemak sedangkan sapi tidak terlalu mengandung lemak. ”Harapan kami masyarakat dapat lebih teliti,” pungkasnya. (obi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: