Bayar Puasa

Pertanyaan

Ustad, bagaimana cara membayar puasa yang batal karena sakit parah. Cukup dikodho atau ada fidyah. Bagaimana jika sakitnya berkelanjutan dan tak bisa-bisa membayar.

Abdurrahman ABK
Jl Slamet Riyadi Lr Beringin Jaya No 218 RT 2 Palembang

Jawab

Bagi mereka yang sakit, sesuai dengan firman Allah, diharuskan membayarnya di waktu lain setelah Ramadan. Tetapi, bila sakitnya berkelanjutan, yakni menahun atau sakit tua yang diperkirakan sulit sembuh, sehingga tak bisa berpuasa juga di hari lain.
Maka bagi mereka, diharuskan menggantinya dengan fidyah memberikan makan fakir miskin sebanyak yang kita makan setiap hari selama puasa ditinggalkan. Bahkan, bagi mereka yang wafat saja, namun masih meninggalkan utang puasa, maka wajib bagi ahli warisnya untuk membayarkan puasa yang ditinggalkan si mati. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: