Nyaleg Anggota KPU Dituntut Mundur

RADAR PALEMBANG, MUNDUR – Keikutsertaan anggota KPU Kota Palembang Ahmad Fuad Anwar dalam pemilu legislatif  (pileg) 2009 menuai kritik. Salah satunya dari dari massa yang menamakan diri Front Perlawanan Masyarakat Sumsel yang meminta Fuad mundur dari jabatannya.
Massa yang berjumlah belasan orang tersebut mendatangi KPU Sumsel di Jl Pangeran Ratu Jakabaring sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam tuntutannya massa meminta agar KPU Sumsel bisa menyikapi adanya anggota KPU Palembang yang maju menjadi untuk menjadi anggota DPRD Sumsel.


Massa yang dipimpin Koordinator Aksi M Ali meminta KPU Sumsel segera memberhentikan Ahmad Fuad Anwar. ”Fuad Anwar adalah anggota KPU Palembang yang akan maju dari PAN pada pemilu legislatif 2009 mendatang. Karena posisinya sebagai anggota KPU maka Fuad harus diberhentikan sebagai anggota KPU,” ulasnya.
Alasannya sambung Ali, ini sesuai dengan UU No 10 tahun 2008, bab VII pasal 50 ayat (1) huruf m dan Peraturan KPU No 18 tahun 2008.  Lalu KPU Sumsel diminta pula agar benar-benar memverifikasi caleg sebelum mengeluarkan DSCS (daftar calon sementara).
”Kami meminta KPU bisa bersikap secara profesional dan indepensen sesuai dengan undang-undang dan peraturan lainnya,” tuntut Ali.
Atas tuntutan ini maka Ketua KPU Sumsel Syafitri Irwan atau yang biasa disapa Iwan mengungkapkan pihaknya akan segera menyikapi Front Perlawan Masyarakat Sumsel. Iwan juga berjanji akan segera meneliti kebenaran dan payung hukum tuntutan massa.
Namun saat ditanya apakah dari verifikasi yang dilakukan KPU Sumsel ada nama Fuad, Iwan mengaku belum tahu dan sejauh ini belum ada laporan dari tim verifikasi berkas caleg. Dan saat ditanya apakah ada pengajuan mundur dari Fuad, Iwan pun mengaku belum jelas. ”Tetapi kalau benar dia mencalonkan diri maka seharusnya dia mundur dari jabatannya,” tukasnya.
Ketua KPU Kota Palembang Kms Khoirul Mukhlis yang dibincangi di KPU Sumsel mengatakan untuk proses pencalegan DPRD Sumsel yang melakukan verifikasia adalah KPU Sumsel. Maka sehararusnya KPU Sumsel sudah memegang berkas persyaratan para caleg.
”Fuad maju untuk menjadi DPRD Sumsel. Jadi yang pegang berkas itu KPU Sumsel. Nah, secara formal kami membutuhkan berkas itu kalau memang Fuad harus mundur. Sekarang dari KPU Sumsel berkasnya belum ada,” tanya Mukhlis.
Sementara itu Ahmad Fuad yang dihubungi mengaku belum saatnya ia mundur dari jabatan sebagai anggota KPU Kota Palembang. Mengingat proses yang dilakukan saat ini belum memiliki kekuatan hukum tetap.
”Sekarang baru bakal calon legislatif saja. Daftar calon sementara (DCS) baru ditetapkan pada 26 September nanti. Nah, DCT (daftar calon tetap diumumkan pada 28 Okotober. Kalau sudah DCT baru ada kekuatan tetap, sedangkan sekarang bisa saja diganti. Kalau sudah DCt baru saja berhenti dari anggota KPU Palembang,” tukasnya.(rul)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: