Petani Memasuki Musim Tanam di Empat Lawang

Maunya Setahun Tiga Kali

Petani di Empat Lawang belakangan ini mulai mempersiapkan lahan pertaniannya. Ini seiring peralihan musim kemarau ke musim penghujan. Kebutuhan mendasar apa yang menjadi keluhan petani di sana.

Mobius Alhazan – EMPAT LAWANG

“SEKARANG ini kita sedang mempersiapkan lahan. Saat musim penghujan sudah normal, kita baru melakukan penanaman bibit,” ujar Supariyadi, petani di Tanjung Beringin, Kecamatan Tebingtinggi, Empat Lawang, kemarin.

Seluruh areal pertanian di Empat Lawang adalah sawah tadah hujan, jadi masa tanamnya sangat bergantung pada musim. Dijelaskannya, ada beberapa hal yang dilakukan saat persiapan lahan, pertama adalah membersihkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh pasca masa panen, setelah gulma bersih dilanjutkan dengan proses penggemburan tanah dan pemupukan.

Jika lahannya sudah siap baru dilanjutkan dengan fase penanaman bibit. “Sebelum dipindahkan ke sawah, bibit ini di semai dulu di lahan penyemaian,” bebernya.

Seiring perkembangan Empat Lawang yang sudah menjadi kabupaten depenitif, Suparyadi mengharapkan adanya perhatian khusus pemerintah terhadap bidang pertanian, misalnya dengan membuat saluran irigasi.

Dengan begitu, para petani tidak semata-mata bergantung pada pola musim, selain itu pendapatan masayarakat pun bisa bertambah karena masa tanam tidak lagi sekali setahun, tapi bisa dilakukan dua sampai tiga kali. “Kita sangat mengharapkan pemerintah memperhatikan,” ujarnya

Senada dikatakan Edi, sebagai daerah yang subur Empat Lawang bisa dikembangkan menjadi sentra pertanian di Sumsel. Karenanya, dia sangat mengharapkan perhatian pemerintah terhadap dunia pertanian. “80 persen warga Empat Lawang bermata pencarian petani. Karenanya pemerintah wajib memperhatikan petani,” tandasnya.

Sebelumnya Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) pernah memaparkan rencananya untuk membangun saluran irigasi di daerah Muara Pinang, karakter daerah serta sumber daya air yang melimpah di daerah tersebut sangat cocok dikembangkan menjadi daerah pertanian. Jika proyek ini terwujud, dia yakin kesejahteraan masyarakat di Empat Lawang akan terwujud. Tak hanya itu, Empat Lawang lumbung pangan di Sumsel bisa terwujud.

“Lahan di daerah kita sangat subur, jadi kita tinggal mengatur masalah pengairan. Jika ini terwujud, saya yakin Empat Lawang EMMAS akan terwujud,” tegasnya. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: