Pilbup Lahat Dua Pasang Dipastikan Tersingkir

RADAR PALEMBANG, TERSINGKIR- Setelah sempat bungkam, akhirnya KPUD Lahat membuka mulut soal tersingkirnya pasangan Cabup-Cawabup, yakni Dr H Chairil Zaman MSc-H Haryanto SE MM (Chahaya) dan H Harun Syarif-H Junaidi (Harjuna) dalam bursa Pilkada Lahat periode 2008-2013.
Ketua KPUD Lahat H Rasyid Padjim BA melalui anggotanya Fahrurozi mengatakan, perihal ketidak lolosan dari pasangan tersebut tidak lain dari permasalahan parpol sebagai pengusung, sehingga setelah dilihat dan diseleksi, maka dukungan Parpol yang diberikan tidak cukup.


“Antara Partai Patriot dan Partai Patriot Pancasila memang semua memiliki kepengurusan dan sama-sama berbadan hukum. Akan tetapi, dikarenakan Partai Patriot leburan dari Partai Patriot Pancasila, maka dianggap merupakan partai baru peserta pemilu 2009 dan tidak memiliki suara dukungan,” terangnya kemarin (22/09).
Persoalan itu, Fahrurozi menambahkan, menyebabkan pihaknya tidak dapat meloloskan pasangan Chahaya untuk bertarung pada Pilkada 30 Oktober mendatang. “Itulah faktor ketidak lolosan dari pasangan Chahaya, sehingga mereka tidak dapat lolos maju dalam pencalonan bupati dan cawabup Lahat mendatang,” ucap Fahrurrozi.
Sedangkan untuk pasangan Harjuna, dia mengungkapkan hampir sama kasusnya dengan pasangan Chahaya yakni masalah parpol sebagai pengusungnya. Akan tetapi, pada Harjuna antara Parpol pengusung seperti PNUI yang menandatangani surat keputusan (SK) bukan dari Ketua parpol langsung yang diangkat dari DPP,
“Disamping itu juga, SK PNBK No SK-010/DPP-PNBK/KPTS/VII/2008 versi H Junaidi terdapat kekeliruan yang prinsip, sehingga pihak KPU membatalkan dan tidak mengesahkan dukungan partai tersebut sebagai pengusung Harjuna,” ucapnya.
Di tempat terpisah, Ketua Umum DPP PNBK Ir Suhardi Sudiro MSc mengatakan, memang ada perbedaan yang mencolok antara PNBK dan PNBKI. Dimana masing-masing partai berbeda dari segi kepengurusan, AD/ART, dan badan hukum sendiri-sendiri.
“Saya secara pribadi mengakui adanya partai baru yakni PNBKI, akan tetapi saya tidak terima kalau PNBKI merupakan terusan atau leburan dari PNBK, dengan begitu, kalau pun PNBKI leburan dari PNBK maka Sekjen tetapnya adalah saya, bukan orang lain. Makanya saya heran, mengapa dukungan partai PNBK menjadi tidak sah,” pungkasnya. (cr01)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: