Jagonya Menang, Jusuf Kalla Langsung Beri Selamat


Rusli Zainal Terpilih
Lagi Gubernur Riau

RADAR PALEMBANG, PILGUB RIAU- Penghitungan suara pemilihan Gubernur Riau memang belum usai. Meski begitu, hasil penghitungan cepat (quick count) sejumlah lembaga survei kemarin (22/9) menempatkan pasangan Rusli Zainal-Mambang Mit (RZ-MM) unggul sementara. RZ-MM bahkan memperoleh suara meyakinkan, lebih dari 50 persen, mengungguli dua pasangan lain.
Berdasar penghitungan cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bersama Jaringan Isu Publik (JIP), RZ-MM yang diusung Partai Golkar, PKB kubu Muhaimin Iskandar, PPP,  dan PBR unggul jauh dari dua pesaing lainnya dengan perolehan suara 56,85 persen.


Pasangan Chaidir-Suryadi Khusaini (CS) yang diusung PDIP, PBB, dan PKNU di urutan kedua dengan perolehan suara 22,18 persen. Pasangan Raja Thamsir Rahman (mantan bupati Indragiri Hulu)-Taufan Andoso Yakin yang diusung Partai Demokrat, PAN, PDK, PDS, Partai Buruh,  dan sepuluh partai nonparlemen memperoleh 20,97 persen. Data sampel diambil dari 85.793 pemilih di 386 TPS. ”Sampling error”-nya sekitar satu persen.
Hasil yang kurang lebih sama ditunjukkan oleh penghitungan cepat dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyatakan RZ-MM unggul dengan perolehan suara 55,96 persen.  Pasangan CS memperoleh 22,77 persen dan pasangan Raja Thamsir Rahman-Taufan Andoso Yakin memperoleh 21,27 persen.  Data sampelnya 79.333 pemilih  dengan sampling error sekitar 0,1 sampai 5 persen.  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau sebagai penyelenggara pilkada dijadwalkan akan mengumumkan hasil resmi penghitungan suara setelah melakukan rapat pleno pada 3 Oktober.
Meskipun baru meraih kemenangan di quick count, Rusli mengaku sudah di telepon Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga ketua umum Partai Golkar. ”Tadi Pak JK sudah menelepon saya, sekaligus memberikan ucapan selamat atas keunggulan saya sementara,” terang ketua DPD Golkar Riau itu di kediamannya, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.
Menurut Rusli, kemenangan sementara menurut lembaga survei itu memang belum final.  Dirinya masih harus menunggu keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau.  ”Untuk sementara kan saya menang. Jadi, saya harus bersyukur dengan kemenangan saya ini. Namun,  keputusan terakhir adalah keputusan KPU,”  kata incumbent Gubernur Riau itu.
Pemilihan gubernur Riau kemarin tidak terlalu disambut antusias warga. Indikasinya, ratusan warga tidak ikut mencoblos di beberapa tempat pemungutan suara (TPS). Contohnya pemilihan di TPS 12, depan rumah calon wakil gubernur Taufan Andoso, di Kelurahan Sidomulyo Barat. Di antara 425 surat suara, yang hanya dicoblos hanya 298 surat suara. Yang tidak digunakan 115 surat, tidak ditandatangani PPS 9 surat, dan rusak 3 surat suara.
Begitu juga di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki. Di antara 230 surat suara yang disediakan, yang terpakai hanya 24 surat suara. Yang tak terpakai 206 surat suara. Di Pelabuhan Sungai Duku sama saja. Di antara ratusan surat suara, hingga pukul 12.00 WIB kemarin hanya 16 surat suara yang dicoblos pemilih. ”Jumlah penumpang dan agen di sini cukup banyak. Tapi, yang memilih beberapa orang saja. Karena tak memiliki surat undangan atau C6 untuk datang memilih di TPS,” kata Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Syaibul Alades.
Dari hasil quick count lembaga survei, jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak politiknya atau golput juga cukup besar,  lebih dari 30 persen.  LSI bersama JIP  menyatakan, tingkat partisipasi warga hanya 58,8 persen.  Sedangkan Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengatakan tingkat partisipasi 63,25 persen. ”Dari penghitungan kami, tingkat golput sekitar 40 persen. Itu tergolong tinggi,” kata Setia Darma, peneliti JIP. Menurut dia, hal tersebut bisa disebabkan murni kesadaran politik untuk golput ataupun karena pemilih tidak bisa menggunakan hak suaranya karena sakit hingga kertas suara rusak saat pencoblosan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru Yusri Munaf menargetkan 80 persen pemilih yang mendaftar mencoblos. Namun, hingga tengah hari atau satu jam menjelang penutupan TPS pukul 13.00 WIB, kata dia, beberapa TPS tetap sepi pemilih.  (esi/hpz/jpnn/kim)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: