Dari Aksi Mogok Kerja Pegawai PDAM Way Komering

Lumpuh, Pelanggan Bingung, Dirut Tegas

Kisruh di perusahaan daerah kembali terjadi. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Komering Martapura, yang sebelumnya dihebohkan oleh aksi protes karyawan, kini berlanjut menjadi aksi mogok kerja. Mengapa mereka bertindak “nekad”?


Edward Ferdinant – MARAPURA

PULUHAN karyawan PDAM Way Komering Martapura mulai kemarin (24/9) serentak melakukan mogok kerja. Aksi protes itu dilakukan menyusul belum dibayarkannya gaji mereka dalam dua bulan terakhir. Akibatnya aktivitas di kantor PDAM Way Komering tidak ada sama sekali.
Pantauan koran ini di kantor PDAM Way Komering yang terdapat di Jalan Raya Muaradua Desa Tanjung Kemala Kecamatan Martapura, sejak pagi hingga siang hari sama sekali tidak ada aktivitas di Kantor PDAM tersebut. Bahkan loket pembayaran rekening yang berada di sisi kiri pintu gerbang halaman PDAM terlihat tutup. Padahal loket ini biasanya selalu ramai oleh antrian warga yang hendak melunasi tagihan rekning PDAM.
Demikian juga dengan sejumlah ruangan yang ada di Kantor PDAM sama sekali terlihat tidak ada karyawan yang melakukan aktivitas. Pintu utama dan jendela ruangan yang biasanya selalu terbuka di waktu jam kerja itu, terlihat masih  tertutup rapat.
“Aku sudah tiga kali bolak balik ke loket pembayaran rekening ini, namun belum juga ada petugas yang datang,” ujar seorang pelanggan yang mengaku kecewa saat hendak membayar tagihan karena tidak ada satupun karyawan PDAM.
Sementara itu, Direktur PDAM Way Komering  Bachtiar S Trass ketika dikonfirmasi seusai mengikuti sidang paripurna DPRD OKU Timur membenarkan adanya  mogok kerja puluhan karyawan PDAM tersebut.
“Tapi apa yang menjadi alasan mereka mogok kerja kalau masalah gaji mereka sudah kita bayarkan. Namun mereka nampaknya masih kurang puas dan kali ini mereka menuntut tunjangan hari raya (THR). Jika itu tuntutannya jelas kita sulit untuk memenuhinya karena kondisi keuangan kita sedang terbatas. Aksi mogok kerja ini jelas ada yang memprovokatori sehingga yang lain ikut-ikut mogok,” jelas Bachtiar.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: