Pelajar Tembak Mati 9 Orang, Lalu Bunuh Diri


HELSINKI – Peristiwa penembakan kembali terjadi. Kali ini dilakukan seorang pelajar pria di sebuah sekolah di Kauhajoki, Finlandia barat sekitar 300 km dari Helsinki. Setelah menembak mati sembilan korbannya, pelaku menembak dirinya sendiri.


Kantor berita Finlandia STT melansir setidaknya sembilan orang yang tewas menjadi korban aksi penembakan itu. Padahal, polisi sempat menolak menyebutkan jumlah korban dalam konferensi pers yang mereka adakan sesaat sebelum berita STT tersebut dilansir.
Saat aksi penembakan terjadi, regu penyelamat sempat kesulitan memberikan pertolongan. mereka tidak bisa langsung mendekati lokasi kejadian saat pelaku terus menembakkan senjata yang dimilikinya di dalam salah satu gedung di sekolah tersebut. Hal itu diakui koordinator regu penyelamat Kari Saarinen, yang juga seorang dokter kepala di Senajoki Hospital.
Beberapa karyawan sekolah mengatakan bahwa sebelum beraksi, dia melihat pelaku memakai penutup wajah yang biasa dipakai untuk bermain ski. Dia juga membawa sebuah tas.
Begitu mengetahui kejadian itu, Saarinen mengatakan beberapa rumah sakit langsung disiagakan untuk menangani para korban penembakan brutal itu. Termasuk Senajoki Hospital yang berjarak sekitar 64 km dari Kauhajoki. Pasalnya, dia sempat tidak mengetahui jumlah pasti korban yang telah tertembak. Baik yang tewas maupun terluka.
Menurut inspektur polisi Urpo Lintala, pelaku telah dibawa ke rumah sakit. Tapi, perkembangan kondisinya tidak dipaparkan detil. Yang pasti, dia terluka akibat tembakan yang diarahkan ke kepalanya sendiri. Dan masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Tampere. Bahkan, ada juga laporan yang menyebut pelaku tewas akibat tembakannya sendiri.
’’Beberapa korban memang tewas tapi situasi sudah terkendali sekarang,’’ ujar Walikota Kauhajoki Antti Rantakokko kepada Reuters. Kini, lanjutnya, ’’Dia tidak bebas lagi, karena telah menembak dirinya sendiri.’’
Kejadian berdarah itu langsung mengingatkan warga setempat atas penembakan yang terjadi di Jokela high school, setahun lalu. Saat itu, pelaku penembakan dilakukan sendirian oleh Pekka-Eric Auvinen. Dan yang menjadi korban dari penembakan itu adalah enam pelajar, seorang perawat sekolah, dan kepala sekolah tersebut. Setelah melihat korbannya berlumur darah tak berdaya, Auvinen menembak dirinya sendiri.
Agaknya, Auvinen memang sudah merencanakan aksinya itu. Sebab, sebelum melakukan aksinya, Auvinen menyampaikannya lewat sebuah video singkat yang bisa diakses melalui YouTube.
Tidak dimungkiri, kata Rantakokko, aksi penembakan yang terjadi setahun lalu di Jokela sempat meninggalkan gema yang tidak bisa langsung hilang dari benak penduduk Kauhajoki. Apalagi, peristiwa itu juga menjadi momok bagi warga setempat.
’’Dengan internet, terdapat banyak informasi dan analogi dari kasus Jokela,’’ ujar Rantakokko.
(Earthtimes/Rtr/dia/jpnn)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: