Pemda Syaratkan Nalco Down Stream

RADAR PALEMBANG, BANYUASIN – Proses rencana pembangunan pabrik aluminium di  kawasan Tanjung Api Api, Kabupaten Banyuasin oleh perusahaan besar, Nalco, asal India terus berlanjut. Untuk meningkatkan kontribusi perusahaan dalam pengembangan ekonomi lokal, selain memberikan izin pembangunan pabrik khusus produksi aluminium tersebut, Pemkab Banyuasin juga mensyaratkan pembangunan pabrik produksi down stream (produksi turunan) di kawasan tersebut.


“Kita ajukan hal tersebut sebagai salah satu persyaratan mutlak untuk membangun pabrik aluminium. Sekarang belum tahu, apakah  yang kita ajukan tersebut dapat mereka lakukan atau tidak, pada saat itu mereka hanya menggut-manggut saja. Mudah-mudahan mereka dapat memenuhi yang kita ajukan.. Karena itu, untuk masyarakat kita juga,” terang Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed.
Diharapkan, dengan dibangunnya pabrik down stream tersebut,  Nalco tidak hanya mempruduksi aluminium. Tetapi ada pengembangan usaha dalam bentuk lain dengan menggunakan bahan baku aluminium. “Mereka juga diharapkan akan membuat dan memproduksi barang-barang turunan seperti suku cadang atau spare part kendaraan dan bahan bahan kebutuhan lainnya. Sehingga, masyarakat dan Pemkab dalam hal ini kabupaten dan provinsi pun diuntungkan,” terangnnya.
Selain itu lanjutnya, produksi barang turunan juga diyakinkan akan menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak lagi. Menurutnya, salah satu komitmen investor dalam membangun perusahaan aluminium  tersebut adalah melakukan penyerapan tenaga lokal dengan komposisi 10 dan 90 persen. 10 persen adalah tenaga skill dari perusahaan, dan 90 persen tenaga non skill dan midlle skill lokal.
Amiruddin Inoed, menyambut baik rencana kedatangan investor asal India yang bakal membangun pabrik aluminium di kawasan TAA. Pemkab pun siap menyediakan lahan. Tidak hanya itu, Amiruddin pun meyakinkan pihak investor terkait dengan kebutuhan bahan bakar pabrik yang nantinya akan menggunakan batubara sebagai sumber energi pembakaran. Dengan potensi di atas 1,5 miliar ton yang dimiliki oleh Banyuasin, dipastikan, Banyuasin siap memasok kebutuhan batubara pabrik. “Dengan potensi yang kita miliki, Nalco tidak usah khawatir dengan kebutuhan batubara yang dibutuhkan untuk produksi aluminium. Produksi kita banyak jumlahnya. Hanya saja nanti bagaimana caranya mengeluarkan batubara yang masih terpendam.  Tapi yang jelas, dengan produksi tersebut, berapapun yang dibutuhkan oleh investor kita siap,” tegasnya. (qen)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: