Pertumbuhan Ekonomi Berisiko Meleset

BI dan MenkeuSepakat 6,2 Persen

RADAR PALEMBAG, PERTUMBUHAN-Ketidakpastian situasi ekonomi global membawa risiko pertumbuhan ekonomi meleset ke bawah. Semua belahan dunia telah menyesuaikan proyeksi pertumbuhan ekonominya. Hal ini menciptakan elemen risiko yang harus menjadi perhatian pemerintah.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2009 mencapai 6,2 persen dengan risiko meleset ke bawah. ”Kami memperkirakan tetap 6,2 persen, dengan risiko adanya downside. Sinyalnya tetap optimis, tapi risiko itu tetap berkembang,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Panitia Anggaran DPR Senin malam (22/9).

Panitia Anggaran DPR menyepakati perumbuhan ekonomi 2009 sebesar 6,3 persen. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) berpendapat proyeksi pertumbuhan ekonomi 2009 tersebut tidak realistis. ”Alasan bahwa target dibuat tinggi agar menimbulkan optimisme pasar justru menyesatkan,” kata Anggota dari FPDIP Hasto Kristianto.

Gubernur Bank Indonesia Boediono mengatakan BI berpandangan pertumbuhan ekonomi yang realistis tahun depan adalah 6,2 persen. Alasannya, seluruh dunia mengalami dampak negatif dari guncangan sektor keuangan yang akan berdampak pada perlambatan sektor riil. ”Ini harus kita terima sebagai sebagai suatu fakta yang akan mengenai kita juga,” kata Boediono.

Boediono beranggapan, tak ada satu pun negara yang terhindar dari guncangan sektor keuangan dan imbasnya ke sektor riil. ”Hampir semua negara melihat tahun 2009 itu lebih lambat dari 2008,” kata mantan Menko Perekonomian itu.

Selain pertumbuhan ekonomi, asumsi makro lainnya yang telah disepakati adalah nilai tukar rupiah Rp 9.150 per USD, suku bunga SBI 3 bulan 8,0 persen, dan Produk Domestik Bruto (PDB) Rp 5.309 triliun.(sof/jpnn)

Pendapatan Negara dan Hibah Tahun 2009

(Rp Triliun)

RAPBN 2009 Kesepakatan

Pendapatan Negara dan Hibah 1.022,564 1.027,448

Penerimaan Perpajakan 726,278 734,177

Pajak Penghasilan 364,405 365,734

PPN dan PPnBM 245,438 249,508

Pajak Bumi dan Bangunan 28,916 28,916

BPHTB 7,253 7,753

Cukai 47,494 49,494

Pajak Lainnya 4,273 4,273

Bea Masuk 9,335 9,335

Penerimaan Negara Bukan Pajak 295,353 292,332

Penerimaan SDA 212,559 206,396

Dividen BUMN 33,044 33,044

PNBP Lainnya 43,989 47,449

Pendapatan BLU 5,760 5,442

Hibah 0,932 0,938

Sumber: Panja Asumsi RAPBN 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: