Sementara Pindah ke Bursa Komoditas

Tertahannya kenaikan indeks terjadi kembali kemarin. Pada awal sesi perdagangan IHSG sempat menguat 0,41 persen tapi rencana penyelamatan lembaga keuangan yang akan dilakukan pemerintah AS berupa suntikan dana, masih direspons negatif pasar. Ujung-ujungnya indeks batal menguat dan ditutup turun 24,24 poin (1,277 persen) di level 1.873,1000.


Penyelamatan aset-aset lembaga keuangan tersebut melalui penyediaan dana sebesar USD 700 miliar, merupakan pertanda kalau kondisi perusahaan keuangan negara tersebut makin sulit diperbaiki. Ini ditunjukan dengan jatuhnya indeks Dow Jones sebesar 3,27 persen (372,75 poin) di level 11.015,69.
Investor tidak terlalu berekspektasi berlebihan sehingga melakukan profit taking terlebih dulu dan beralih lagi ke bursa komoditas. Kebanyakan investor tidak bersedia menunggu realisasi yang dilakukan pemerintah AS sehingga mereka memilih bermain kembali dalam komoditas khususnya minyak mentah.
Terbukti, dua hari lalu minyak sempat menyentuh level USD 120 perbarrel, walaupuan hingga posisi kemarin siang diperdagangkan di USD 106,53 perbarrel atau turun 2,84 dolar (2,6 poin), emas turun 13,5 dolar (1,49 persen) ke USD 895,50 pertroy ons dan gas alam naik 0,06 dolar (0,81 persen) di USD 7,72 perMMBTU.
Saham yang ditutup menguat ANTM naik 40 ke 1.550, INCO naik 400 ke 3.425, TINS naik 50 di 1.710, AALI naik 200 ke 14.700, LSIP naik 50 ke 4.075 dan SGRO naik 10 ke 1.870. Adapun saham yang stagnan ADRO 1.510, UNTR 9.900, INKP bertahan 1.590 dan ISAT 6.100.
Saham yang minus mayoritas terjadi untuk kelompok perbankan. Kebijakan pemerintah AS itu ditindaklanjuti investor dengan melakukan penjualan saham perbankan. BBRI minus 350 ke 5.550, BBCA turun 100 ke 3.150, BNII minus 10 ke 410 dan BDNI turun 40 di 1.020. Demikian pula BUMI minus 25 ke 3.900, TLKM turun 150 ke 6.750, PTBA turun 100 ke 10 ribu dan ASII turun 900 ke 17.300.
Bursa Asia Pasifik rata-rata ditutup minus, Australia AORD turun 92,40 poin (1,83 persen) di 4.957,70, Shanghai SSEC turun 34,90 poin (1,56 persen) di 2.201,51, Hangseng turun 759,35 poin (3,87 persen) di 18.872,85, Singapura STI turun 67,62 poin (2,99 persen) di 2.476,51 dan Korea Kospi naik 21,03 poin (1,44 persen).(ade)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: