Sniper Dizinkan Menembank Mati

RADAR PALEMBANG, BANYUASIN – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin, memberikan porsi khusus pengamanan selama Idul Fitri 1429 H yang jatuh pada 1 Oktober 2008 mendatang. Selain membuka posko siaga keamanan dan patroli ketupat, jajaran polres juga menerjunkan sniper (penembak jitu, red) terbaik yang disebarkan ke beberapa wilayah kerjanya.


Kapolres Banyuasin, AKBP Budi Suprayoga, menjelaskan kepada koran ini kemarin, para sniper tersebut akan ditempatkan di titik titik rawan kejahatan yang ada di wilayah Banyuasin. Selain itu, untuk setiap kecamatan pihaknya juga menurunkan sekitar 2 orang sniper yang bertugas menjaga daerah atau kecamatannya masing-masing.
“Untuk menjaga tetap aman, maka kita terjunkan sniper yang akan kita sebarkan kewilayah atau titik titik rawan kejatahan. Dengan sniper yang kita terjunkan,  maka setiap ada tindak kejatahan atau kriminal secara dini dapat kita atasi dengan menindak secara langsung,” terangnya.
Dijelaskan Budi,   sniper itu nantinya akan bertugas melumpuhkan para penjahat yang sedang beraksi, sekaligus diizinkan menembak mati penjahat tersebut jika dinilai dapat membahayakan korban aksi kejahatannya. “Jika sudah ada parang yang siap menebas korbannya, maka tidak mungkin penjahat tersebut hanya sekadar dilumpuhkan. Harus ditembak mati agar tidak mencederai korbannya, oleh karena itu sniper juga diberikan izin untuk menembak mati penjahat,” jelas Budi.
Khusus pengamanan di dalam kendaraan/mobil dan guna memberikan kemudahan akses masayarakat kepada pihak keamanan jika terjadi tindak kejahatan di kendaraan, maka pihaknya akan memasang stiker nomor-nomor penting pospol terdekat. Stiker atau nomor yang ditempelkan tersebut untuk mempermudah para penumpang menghubungi pihak keamanan atau pos kepolisian jika secara mendadak terjadi tindak kriminal di mobil yang ditumpanginya. ”Nanti akan kita templel nomor telepon anggota kita atau pos terdekat pada kendaraan kendaraan yang melintas di wilayah kita. Sehingga kalau terjadi tindak kriminal di kendaraan, mereka para penumpang langsung bisa menghubungi keamanan setempat  atau pos terdekat,” tegasnya.
Masih menurut Budi, peningkatan pengawasan dan keamanan juga dilakukan di daerah perairan Banyuasin. Karena kejahatan tidak memandang tempat, baik di daratan maupun di perairan sama sama memiliki potensi kejahatan. Oleh karenanya, daerah perairan pun akan mendapatkan pengamanan dari jajaran polres. Strategi yang dilakukan pun berbeda dengan strategi yang digunakan di darat. pihaknya akan menerjunkan petugas polisi untuk menyamar menjadi penumpang speedboat. Jika nantinya terjadi aksi perampokan di atas speedboat dapat langsung dicegah. (qen)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: