Warga Rambang Minta Perbaikan Jembatan

RADAR PALEMBANG, MUARA ENIM – Tiga desa yakni Desa Sugih Waras, Desa Kencana Mulia, dan Desa Sungai Rambang mengeluhkan sarana jembatan Jembatan kerangka baja Sungai Rambang yang menghubungkan Desa Sugih Waras dengan Desa Kencana Mulia Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim. Pasalnya, kondisi jembatan tersebut rusak berat.


Menurut informasi, jembatan tersebut baru saja beberapa bulan selesai direhabilitasi menggunakan dana APBD Pemkab Muara Enim tahun 2008 sebesar Rp 90 juta  lebih.. Kerusakan jembatan berukuran panjang sekitar 20 meter dan lebar 3 meter itu terjadi pada bagian plat besinya. Kemudian sambungan besi bulat gelagar jembatan lasannya sudah banyak yang lepas. Bagian plat besi lantai jembatan  sudah banyak yang lepas bahkan beberapa buah besi lantai jembatan sudah ada yang patah. Kondisi itu membuat masyarakat  yang mengendarai kendaraan roda empat tidak berani melintas jembatan. Sehingga jembatan itu hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki dengan ekstra hati-hati. Padahal jembatan itu sangat vital untuk menghubungkan arus lalu lintas di dua desa tersebut.
“Untuk itu warga meminta Pemkab Muara Enim dapat melakukan perbaikan jembatan tersebut sebelum lebaran ini, agar masyarakat tidak kesulitan. Jembatan tersebut memang tidak berada diruas utama, namun kalau tidak diiindahkan, maka paling tidak ada tiga desa yang bakal terputus akses keluar masuk desa tersebut. Terlebih lagi sebentar lagi akan mendekati hari raya, tentu saja aktivitas masyarakat akan semakin meningkat,“ kata Mansyuri, tokoh masyarakat Desa Kencana Mulia.
Menyikapi hal ini, anggota Komisi II DPRD Muara Enim Jonekson ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa jembatan tersebut baru selesai direhap tetap sudah rusak kembali. “Saya sudah berkali-kali memberitahukan kerusakan jembatan itu kepada pihak PU Bina Marga Muara Enim. Namun jawaban yang diberikan segera diperbaiki karena perbaikan jembatan tersebut masih tanggung jawab kontraktor. Namun kenyataannya, jembatan itu hingga sekarang belum juga dilakukan perbaikan,” katanya.
Untuk tindakan selanjutnya, tambah Jonekson dirinya bersama anggota Komisi II lainnya akan terus melakukan pengawasan serta meminta kepada pihak PU Bina Marga untuk lebih serius menyikapi hal ini.
“Kalau memang hal tersebut dibiarkan berlarut-larut akan dapat membawa dampak yang cukup serius. Makanya kita minta pemerinta untuk segera turun kelapangan untuk mengecek keadaan yang sebenarnya,“ kata dia. (yan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: