Caleg Palembang 17 Calon Gugur, 1 Mundur

RADAR PALEMBANG, LEGISLATIF – Sebanyak 1.324 daftar calon sementara (DCS) bakal anggota legislatif (baleg) yang mendaftarkan diri untuk DPRD Kota Palembang diumumkan. Dari jumlah itu, sebanyak 18 orang diantaranya dipastikan tidak akan masuk. Pasalnya, 17 orang dinyatakan gugur dan satu orang mundur.

“Dari evaluasi terhadap hasil verifikasi administrasi dan faktual terhadap baleg yang mendaftarkan diri, sebanyak 18 orang dipastikan tidak akan masuk dalam DCS. Sedangkan sisanya, kemungkinan akan masuk pada DCS yang akan kami umumkan besok (hari ini, red),” kata Ketua KPU Kota Palembang Kms Khoirul Mukhlis yang dibincangi di ruang kerjanya, kemarin.

Secara rinci kata Mukhlis, sebanyak 17 orang tidak bisa melengkapi persyaratan dan dinyatakan gugur, sedangkan satu lagi telah menyatakan mengundurkan diri. Ada pun yang mengundurkan diri dari Partai Republika Nusantara karena yang bersangkutan tercacat sebagai tenaga honorer dipemerintahan.

”Nah, sebagai syarat karena mendapatkan gaji dari negara, ia harus mengundurkan diri. Ternyata setelah ditanya ia tidak bersedia. Makanya ia mengundurkan diri dari pencalegan,” tukasnya.

Secara rinci, Mukhlis mengatakan, terhadap 17 nama lainnya sebanyak 7 orang usianya dibawah 21 tahun saat mendaftarkan diri, 4 orang tidak bisa melengkapi SKCK, 2 orang tidak mampu melegalisir ijazah, 4 orang lainnya banyak persyatan yang tidak bisa dilengkapi. Lantas dari angka tersebut jika dilihat dari jenis kelamin, yang tidak melengkapi SKCK ada 2 perempuan, tidak cukup umur 3 perempuan, tidak lengkap persyaratan 2 perempuan dan tidak bisa melengkapi legalisir ijazah satu perempuan.

”Mereka sudah bolak-balik kami minta untuk melengkapi persyaratan yang ada namun ternyata sampai batas waktu tidak juga bisa. Karenanya, kami tidak bisa memberikan toleransi lagi dan terpaksa nama-nama mereka kami coret,” tegasnya.

Saat ditanya dari partai mana saja, Mukhlis menegaskan mereka yang bermasalah ini berasal dari 10 partai. Ada dari PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan juga partai-partai baru. Ditambahkan untuk Partai Persatuan Daerah (PPD), tidak ada satu pun calon, dan untuk Partai Persatuan Nahdatul Umat Indonesia (PPNUI) tidak ada calon di dapil 3 (SU II dan Plaju).

Bagiamana dengan partai ganda ? Mukhlis mengaku tergantung hasil laporan dari tim yang saat ini berada di Jakarta. Kalau semuanya sudah klir, maka akan diumumkan. Namun, jika belum ada kejelasan, KPU Palembang akan mengambil sikap menunda pengumuman partai yang ganda.

”Yang jelas untuk Partai Indonesia Sejahtaera (PIS) tidak ada masalah lagi. Semuanya sudah klir. Begitu juga PPDI sudah islah. Sedangkan partai lainnya masih menunggu,” imbuh Mukhlis.

Setelah diumumkan sambung Mukhlis ada waktu dari tanggal 26 September – 9 Oktober bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan. Namun masukan yang diberikan terkait dengan persyaratan calon. Bukan persoalan pribadi yang tidak masuk dalam persyaratan.

”Misal ada yang mengatakan si A punya hutang sekian, atau dulu perna dipartai anu. Itu tidak bisa kami terima. Tetapi kalau dikatakan dia ijazahnya terindikasi palsu baru bisa kami tanggapi. Sekarang ini saja saya menerima 10 SMS yang mengatakan kalau ada calon yang ijazahnya palsu. Setelah saya cek ternyata nama mereka tidak ada didaftar. Meski ada juga yang ada, dan itu tadi ternyata mereka orang-orang yang tidak bisa melengkapi legalisir ijazahnya. Namun saya tidak bisa mengatakan itu palsu atau tidak,” ulasnya.

Menyinggung soal nomor urut, Mukhlis menerangkan jika ada calon yang batal maka secara otomatis nama dibawahnya akan naik. ”Ini sudah kami komunikasikan dengan partai bersangkutan. Jadi tidak lagi berdasarkan dengan komposisi dua laki-laki satu perempuan,” pungkasnya.

Bagaimana dengan caleg DPRD Provinsi Sumsel ? Anggota KPU Provinsi Sumsel Alfian Toni mengakui cukup banyak caleg yang tidak bisa melengkapi berkasnya. Nah, akibatnya mau tidak mau maka KPU Sumsel akan mencoret nama yang bersangkutan dari DCS.

“Ada syarat yang tidak bisa dilengkapi. Karena batas waktu sudah terlampaui maka sesuai aturan nama mereka tidak bisa masuk DCS,” kata Alfian.(rul)

Iklan

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: