Empat Murid SD Tewas Dilindas Bus Handoyo

SAROLANGUN JAMBI – Nasib tragis dialami empat orang murid SDN 38 Desa Mangun Jayo, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun. Kemarin sekitar pukul 16.50 WIB empat murid ini meninggal setelah dilindas bus Handoyo Nomor Polisi AA 1463 CA, di Gerbang Perbatasan Merangin-Sarolangun. Empat murid SD yang merupakan warga Desa Mangun Jayo tersebut yakni Aji (15), Fadjri (9), Ririn (10) yang merupakan kakak beradik putra Khairul dan Eko (13) putra Masno.

Menurut informasi dari Damsuri, Kades Mangun Jayo saat ditemui koran ini di rumah duka tadi malam, kejadian ini berawal saat Khairul menyuruh tiga anaknya untuk membeli rokok ke tempat toke karet di Desa Rejo Sari, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Tiga kakak beradik tersebut menaiki satu motor Honda Supra Fit tanpa nomor polisi dan mengajak Eko teman tetangganya untuk menemani membeli rokok. Sepulang dari membeli rokok dengan menggunakan satu motor bonceng empat, keempat korban tersebut setiba di perbatasan menuju arah Sarolangun tepatnya di Gerbang Perbatasan, korban menyalip mobil Boks. Namun dari arah berlawanan datang mobil Handoyo yang dikemudikan Tayib (51) menuju arah Bangko, dengan kecepatan tinggi. Hingga tabrakan takdapat terelakan lagi.

Korban Aji, Fadjri dan Eko meninggal di TKP, sementara Ririn meninggal di RSU Bangko. Sementara mobil Handoyo diamankan di Mapolres Bangko. Pantauan Jambi Ekspres, tiga korban tewas dilarikan ke Puskesmas Pamenang Kabupaten Merangin guna divisum dan penjaitan bagian perut serta kepala yang remuk. Setelah dilakukan visum, sekitar pukul 20.22 tiga jenazah tersebut dibawa kerumah duka di Desa Mangun Jayo Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun, dengan menggunakan mobil ambulan.

Sementara, Ririn sempat mendapat pertolongan di RSU Bangko, namun nyawanya juga tidak bisa terselamatkan. Tadi malam sekitar pukul 21.30 diberangkatkan ke rumah duka. Direncanakan hari ini akan dimakamkan di TPU desa setempat.

Setiba jenazah di dua rumah korban, suasana tangis histeris menyelimuti dua rumah duka yang bersebelahan. Dalam hal tersebut, Bupati Sarolangun H Hasan Basri Agus beserta Wakil-nya, H Cek Endra dan Kadisbudpora, Joni Rusman beserta Asisten I dan II turut hadir di rumah duka. Bupati dan Wakil Bupati memberi santunan kepada kedua keluarga korban tersebut. (fah/jpnn)

Iklan

2 Tanggapan

  1. kenapa umurnya beda dgn ket di polres???
    nama desanya bangun jayo, bukan mangun jayo

  2. satu lagi, nama kadesnya damsuki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: