Investasi Bumi Terganjal Persoalan Klasik

RADAR PALEMBANG, MUARA ENIM – PT Bumi Sekundang Enim Batubara, merupakan salah satu perusahaan yang pengelolaannya berada di bawah Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kabupaten Muara Enim, kini telah mampu memproduksi 11 ribu ton batubara sejak beroperasi pertengahan Agustus lalu. Produksi ini akan  ditingkatkan kembali menjadi 30 ribu ton per tahunnya.

Hanya saja kendala klasik menyertai peningkatan produksi ini yaitu masalah transportasi, padahal saat ini perusahaan itu telah mengantongi izin KP sebanyak 12.820 hektar.
“Diperkirakan mulai masuk tahun 2009 nanti sudah mulai menambah pendapatan asli daerah (PAD) itu dulunya sharing pembangunannya dengan Perusda, jadi dulu sesuai mou sesuai dengan Perda No 3 tahun 2003 tentang perusda kita tanamkan modal sebesar Rp 2 miliar disana sebagai aset,” ungkap Direktur Utama Perusda Kabupaten Muara Enim Hopandi Said di ruang kerjanya, kemarin.
Menurut ia, dari aset sebesar Rp 2 miliar itulah, nantinya Pemkab Muara Enim akan mendapatkan pembagian aset dan keuntungan sebesar 20 persen. Hopandi menjelaskan jika diasumsikan harga batubara sebesar 9.100 dolar per ton, maka dari sana akan didapatkan keuntungan bersih sebesar 17 sen dolar atau sekitar Rp 1.500 per tonnya. Hopandi melanjutkan jika keuntungan bersih ini dikalikan dengan produksinya mencapai 30 ribu ton tahun 2009 nanti berarti keuntungan yang diperoleh bisa mencapai Rp 450 juta pada tahun itu.
“Bayangkan saja setiap ton kita bisa dapatkan untung bersih sebesar 17 sen dolar itu minimal, berarti bisa lebih dari itu. Kalau produksinya bisa ditingkatkan menjadi 30 ribu ton berarti keuntungan bersih  bisa mencapai Rp 450 juta, dari sana kita kan dapat 20 persen sesuai dengan modal sharing yang kita tanamkan itu, maka keuntungan tahun itu bisa mencapai Rp 90 juta,” tukasnya.
Selain itu, tambah Hopandi lagi Pemkab Muara Enim juga memiliki aset di beberapa perusahaan lainnya seperti PT Pemdas Agro Citra Buana, Bukit Batu Karya Bersama, PT Muara Enim Petroleum, dan PT Muara Enim Multi Power serta saat ini sedang dalam survei pembangunan PLTG Batu Balai. Semua itu menurutnya dibangun sharing dengan beberapa perusahaan lainnya, sementara untuk PT Bumi Sekundang Enim Batubara sendiri merupakan salah satunya yang bergerak di bidang eksplorasi batubara tersebut. Tentu saja prospek perusahaan ini kedepannya akan semakin luas dan maju dalam meningkatkan produksinya karena telah mengantongi izin kawasan penambangan (KP) sebanyak 12.820 hektar.
“Peluangnya masih terbuka lebar, karena PT Bumi Sekundang Enim Batubara ini satu-satunya yang bergerak di bidang eksplorasi batubara selain PTBA di Kabupaten Muara Enim ini, sedangkan izin kawasan penambangan (KP), perusahaan itu sudah mengantongi izin KP sebanyak 12.820 hektar,” tandasnya. (yan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: