Parigan Resmi Sekda Banyuasin

RADAR PALEMBANG, LANTIK- Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan dan lolos dalam fit and proper tes beberapa waktu lalu, Parigan resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin dengan diambil sumpahnya oleh Gubernur Sumsel  H Mahyuddin.
Parigan menjabat sebagai sekda menggantikan Sekda sebelumnya, Robani Syahrin yang memasuki masa pensiun. Dalam sambutannya, Mahyuddin menjelaskan, Sekda memiliki peran  yang sangat besar dalam membangun daerah.

Oleh karenanya, pejabat Sekda adalah orang pilihan yang dipandang mampu mengemban amanah untuk membangun daerah bersama-sama dengan unsur pemerintahan yang lainnya.
Pihaknya pun berharap, peran parigan sebagai Sekda mampu menempatkan diri sebagaimana mestinya dan sesuai dengan porsi tugasnya. Sehingga, pembangunan di Kabupaten Banyuasin terus berlanjut kendati mengalami pergantian pejabat di dalamnya. Apalagi, lanjut Mahyuddin, Parigan merupakan sosok yang diyakini berkompeten dalam menjalankan tugas tersebut dan memiliki banyak pengalaman di bidang birokrasi. Setidaknya, kehadiran Parigan dan bersama sama jajaran Pemkab Banyuasin mampu mengantarkan Banyuasin selangkah lebih maju lagi dari sebelumnya.
“Kita harapkan, Saudara Sekda yang baru, Parigan mampu mengemban amanah dengan baik sesuai dengan porsi tugasnya. Kita juga berharap bisa bekerja sama dengan unsur pemerintahan lainnya, sehingga bisa menjadikan Banyuasin selangkah lebih maju lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Parigas saat dijumpai usai pelantikan mengungkapkan, sebagai pejabat negara, pihaknya siap ditugaskan di mana pun oleh pemerintah. Pasalnya,  apa yang telah dibebankan tersebut merupakan amanah dari rakyat  demi mewujudkan pembangunan di Kabupaten Banyuasin.
Mengenai prioritas kebijakan, pihaknya menekankan, dalam waktu dekat akan segera melakukan pembenahan internal birokrasi Banyuasin sesuai dengan acuan PP 41. Bahkan dipastikan, bulan depan, pihaknya segera menerapkan aturan tersebut dalam organisasi Pemerintahan Banyuasin.
Sementara itu, Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed, siapapun yang ditetapkan oleh pusat untuk menjabat jabatan Sekda harus bisa diterima oleh masyarakat. Apalagi, penetapan pejabat di sekda berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan oleh instansi yang berwenang. Oleh karenanya, isu harus dari putra daerah untuk tidak dikembangkan dan segera diredam. (qen)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: