Stok Beras Aman Sampai Akhir Tahun


Daging, Ikan dan Ayam Merangkak Naik

RADAR PALEMBANG, SEMBAKO  –  Masyarakat tak perlu was-was akan ketersediaan beras menjelang Lebaran tahun ini. Pasalnya sampai saat ini ketersediaan beras  baik di dolog maupun di distributor penjualan, diprediksi akan mampu memenuhi kebutuhan selama beberapa bulan kedepan atau hingga  akhir tahun.


’’Bahkan karena banyaknya stok itu harga beberapa jenis beras tetap stabil tidak mengalami kenaikan yang berarti,’’kata Romi Herton, wakil walikota Palembang didampingi Wantjik Badarudin kadis perindagkop kota Palembang  dan  Yustianus, kasubdin Perdagangan saat sidak ke beberapa pasar tradisional.
Khusus untuk beras-beras bermerek di gudang-dudang distributor   juga masih penuh sehingga  kemungkinan kenaikan harga yang cukup significan tidak kan terjadi.
’’Karena itu kini kami telah tenang karena kebutuhan paling pokok dari masyarakat telah tersedia,’’terang Wawako seraya mewanti-wanti pengusaha agar tidak menumpuk beras digudangnya.
Penjelasan wawako ini juga diamini oleh beberapa pengusaha beras seperti Ayung distributor beras Selancar dan gula dari PD Piramid Sembada mengaku bahwa digudangnya saat ini jumlah beras Selancar masih sekitar 4000 ton dengan harga Rp 114 ribu perkampil (20kg).
“Jumlah ini saya rasa cukup untuk dua bulan kedepan sebab di Palembang,  masih banyak beras-beras merek lain termasuk beras bulog,’ucapnya
Soal kenaikan beras, menurut Ayung, masih dalam batas normal karena faktor-faktor penyebab bakal naiknya beras itu seperti terhambatnya pasokan beras dari pabrik atau pun bencana alam tidak ada. “jadi saya rasa untuk beras masih tetap normal tidak ada kenaikan yang significan,”ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh  Ahok  dari CV Karya Jaya Mandiri distributor beras ikan Sepat yang mengaku stok berasnya ditempatnya saat berjumlah 800 ton.
“Jumlah ini bisa ditambah disesuaikan dengan permintaan masyarakat,”ucapnya
Sementara itu, hasil dari sidak yang dilakukan pemerintah kota Palembang terhadap harga sembako di beberapa pasar tradisional seperti gula, terigu, minyak tanah masih stabil dan tidak terjadi kenaikan harga.
Kenaikan justru terjadi pada harga ayam yang sebelumnya hanya Rp 23 ribu kini menjadi Rp 27 ribu, daging sebelumnya Rp 60 ribu kini merangkak naik menjadi Rp 65 ribu dan Ikan  khususnya gabus jika sebelumnya hanya seharga Rp 30 ribu kini merangkak menjadi Rp 40 ribu(masih segar) dan Rp 45 ribu untuk ikan gabus  yang sudah siap dibuat pempek.(sep)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: