PGN-Pertamina Bangun Terminal LNG

RADAR PALEMBANG,PGN-Perusahaan pelat merah terus mengkaji pelaksanaan aksi pembelian saham kembali alias buy back. Setelah PT Aneka Tambang Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, dan sejumlah BUMN lain mengagendakan rencana tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) juga mengkaji rencana serupa. Hingga saat ini, BUMN yang sudah merealisasikan aksi buy back adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.


Meski demikian, perseroan belum bisa memastikan eksekusi rencana tersebut, baik waktu maupun nominalnya. ”Kami masih menunggu pembicaraan internal,” kata Direktur Keuangan PGN Riza Pahlevi Tabrani di Jakarta Rabu malam (25/9).
Emiten berkode perdagangan PGAS itu, sambung dia, masih akan mencermati pergerakan harga sahamnya. Dari pengamatan tersebut, PGN baru akan menentukan apakah aksi buy back jadi dilakukan.
Setelah melakukan aksi stock split 1:5 pada Agustus lalu, harga saham PGAS berada pada posisi Rp 2.125. Setelah anjlok di level 1.900-an pada pertengahan September lalu, kala indeks berada di titik terendah, saham PGAS pelan tapi pasti terus rebound. Bahkan, sudah menembus level 2.300. ”Karena itu, untuk buy back, kita lihat juga harga sahamnya,” ujar Riza. Jika memang harga saham stabil, aksi buy back bakal diurungkan.
Pada bagian lain, PGN kini tengah merencanakan pembangunan terminal LNG di Cilegon, Banten, dengan total investasi sekira USD 600 – 800 juta. Untuk keperluan tersebut, perseroan akan menggunakan dana internal sebesar 30 persen, dan sisanya menggunakan pinjaman bank. ”Sudah ada sejumlah bank asing yang minat,” ujar Dirut PGN Hendi P. Santoso.
Riza mengatakan, alokasi kas internal sebenarnya belum bisa ditentukan. Sebab, komposisi pemegang saham dalam proyek terminal LNG tersebut belum dapat dipastikan.
Proyek tersebut dikerjakan PGN berkongsi dengan dua BUMN lain, PT PLN dan PT Pertamina. Riza mengatakan, ketiga perusahaan itu kini tengah menyusun segala rencana, dan diharapkan MoU akan dilaksanakan tahun ini. ”Masih kita bicarakan porsi sahamnya,” kata Riza.
Penggarapan proyek Banten tersebut ditargetkan dimulai 2010. ”Semoga bisa selesai 2012 atau 2013,” katanya. Kapasitas proyek terminal LNG tersebut sebesar 3 juta ton per tahun (mtpa).
Kondisi sektor finansial yang sedang bergejolak membuat perseroan sama sekali tidak melirik opsi emisi surat utang alias obligasi untuk memperoleh pendanaan proyek tersebut. ”Pinjaman bank lebih aman. (Emisi) obligasi sulit dalam kondisi pasar seperti saat ini,” tuturnya.
Perseroan juga tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan jasa transportasi laut untuk keperluan pengangkutan LNG menuju terminal di Cilegon, Banten. ”Kami sedang menjajaki kemungkinan menggunakan jasa outsourcing untuk transportasi laut itu,” jelasnya.
Pasok ke PLN
Kinerja PGN bakal terus menanjak. Hendi mengemukakan, pihaknya telah bersepakat dengan PLN untuk memasok gas ke pembangkit milik BUMN kelistirikan itu.
Pasokan gas PGN ke PLN akan mencapai 260 mmcfd (juta kaki kubik per hari), dengan harga industri alias business to business. Harga gas saat ini sekira USD 5,5 per mmbtu. Hendi merinci, gas PGN akan dipasok ke PLTGU Tanjung Priok, PLTGU Muara Tawar, dan PLTGU Cilegon. Perseroan dan PLN juga masih akan melakukan negosiasi terkait pasokan gas untuk pembangkit listrik yang lainnya.
Mereka juga baru saja mendapatkan kontrak penjualan gas selama 3 tahun dari PT Indonesia Power, anak usaha PLN, sebesar Rp 1,7 triliun. Terkait itu, kemarin Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup menjelaskan bahwa pihaknya telah menuntaskan proyek jaringan pipa transmisi gas bumi Sumatera Selatan-Jawa Barat (SSWJ). Sesuai kontrak perjanjian jual beli dan penyaluran gas (PJBG) PGN mesti memasok gas sebesar 30 MMScfd selama tiga tahun. (eri)

Kinerja Finansial PGN
Indikator                                 Smt I 2008      Smt I 2007
Pendapatan                             Rp 5,83 T        Rp 3,85 T
Laba Usaha                             Rp 2,3 T          Rp 1,4 T
Laba Bersih                             Rp 1,45 T        Rp 1 T
Sumber: PT PGN Tbk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: