SPSI Toleransi THR H-2

RADAR PALEMBANG, EMPAT LAWANG – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Empat Lawang, menghimbau pelaku usaha yang mempekerjakan pegawai agar segera membayar tunjangan hari raya (THR). Batas waktu pembayaran THR diharapkan kurang dari H-2 lebaran, hal ini untuk memberikan kesempatan para pekerja untuk memenuhi kebutuhannya.


Menurut Ketua SPSI Empat Lawang, Ujang, standar THR yang diatur pemerintah hanya bagi perusahaan yang memperkerjakan karyawannya dengan sistem pembayaran 1 bulan gaji. Namun bagi pekerja yang bekerja di sektor non formal seperti buruh dan pekerja kasar standar THR tidak jelas, namun yang pasti berdasarkan kesepakatan antara pekerja dengan pengusaha yang ada dan THR wajib diberikan.
“Walaupun nilainya kecil, namun bagi mereka para pekerja apalagi buruh, uang THR sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan pokok saat lebaran. Untuk itu kita meminta agar para pelaku usaha untuk memperhatikannya,” ungkap Ujang.
Ujang menegaskan, bagi kegiatan usaha non formal, yang mendominasi kegiatan pelaku usaha di Empat Lawang, memang belum diatur tentang sanksi bagi yang tidak menunaikan kewajibanya membayar THR bagai pekerjanya seperti pegawai toko, buruh angkut gudang dan lain sebagainya. Hal inilah yang menyebabkan sulitnya memenuhi keinginan bagi anggotanya untuk mendapatkan THR.
“Kita akan melakukan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengenai masalah ini agar mereka lebih memberikan penekanan kepada para pelaku usaha yang ada khususnya sektor non formal agar membayar THR sebelum H-2 lebaran,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Empat Lawang Bahtiar Sikin mengatakan, saat ini pihaknya telah mengimbau agar pelaku usaha yang memiliki karyawan agar membayar THR sebelum lebaran. Namun untuk usaha sektor non formal seperti usaha dagang yang berskala kecil kita hanya bisa mengimbau.
“Kita menhimbau dengan sangat sebagai bentuk kepedulian agar pelaku uasah membayar uang THR sesuai dengan kemampuan usahanya, khusus sektor usaha non formal,” ungkapnya. (obi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: