Wapres Tuntut Perusahaan Fasilitasi Mudik Karyawan

RADAR PALEMBANG, MUDIK-Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai aktivitas mudik lebaran bukan hanya ritual budaya, melainkan juga kegiatan ekonomi. Karena itu, Kalla mendorong pengusaha memberi fasilitas mudik bagi karyawannya. ’’Menurut survei Newsweek, kebahagiaan terbesar diperoleh ketika bertemu keluarga. Percuma kita bekerja kalau tidak bertemu keluarga, tidak ada kebahagiaan. Karena itu, perusahaan harus memfasilitasi karyawan untuk mudik agar dia bahagia dan bisa bekerja dengan baik,” ujar Kalla ketika melepas 18 ribu peserta mudik bersama sebuah perusahaan jamu di Parkir Barat PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, kemarin (25/9).


Mendampingi Kalla Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta, Menakertrans Erman Soeparno, dan Dirjen Perhubungan Darat Dephub Iskandar Abubakar.
Mudik bersama dengan 260 bus itu menuju sejumlah kota tujuan, seperti Solo, Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Wonogiri, dan Cilacap. Selain Jakarta, puluhan ribu tukang jamu juga melakukan mudik bersama yang berangkat dari Bandung, Bogor, Tanggerang, Cikampek, Cibinong, dan Cilegon.
Sebelum acara pelepasan, Kalla sempat masuk ke dalam bus untuk melihat suasana dalam bus yang akan diisi masing-masing 80 orang pemudik. Dia juga mengingatkan para pemudik agar berhati-hati dan menitip salam untuk keluarga di rumah. ’’Saya mengapresiasi program mudik bersama karena lebih aman dan memudahkan pengawasan pemerintah,” katanya.
Presiden Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menuturkan, kapasitas kursi yang tersedia dalam mudik bersama yang digelar perusahaannya masih sangat kurang. Pasalnya, jumlah yang diangkut dengan bus itu kurang dari 20 persen dari pemudik yang melalui jalur darat. ’’Substansinya bukan pada gratisnya, tetapi lebih aman,” katanya.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Iskandar Abubakar menambahkan, pemudik dengan bus tahun ini diperkirakan tujuh juta orang dari total pemudik 15,8 juta pemudik. Peningkatan jumlah peserta mudik bersama dengan angkutan massal diharapkan menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya dengan kasus tertinggi dialami oleh pemudik sepeda motor. “Kita mendukung upaya-upaya perusahaan-perusahaan swasta yang menggelar kegiatan mudik lebaran bagi karyawan maupun pendukung usahanya,” ujarnya.
Secara terpisah, mantan gubernur DKI Jakarta Sutiyoso meminta pemerintah mengantisipasi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok menjelang lebaran. Dia meminta permintaan komoditas bahyan pokok dipenuhi sehingga tidak memperburuk inflasi. ”Lebaran kan even tahunan. Seharusnya pemerintah memperhatikan masalah supply dan demand tidak terlalu jomplang, sehingga harga tetap stabil,” ujar Sutiyoso ketika berbuka bersama ratusan anak yatim piatu di Masjid Jamiatul Khoir, Koja, Jakarta Utara. (noe/iro)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: