Neraca BI Bisa Surplus

RADAR PALEMBANG, SBI-Bank Indonesia memproyeksikan neraca keuangannya  surplus tahun ini. Ini terutama disebabkan beban moneter dari bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) jauh berkurang dibandingkan  tahun lalu.
BI memprediksi hingga akhir tahun ini masih akan surplus Rp  4,9 triliun. ’’Beban bunga SBI sudah jauh berkurang,’’ kata Deputi  Gubernur BI Ardhayadi di Kantor BI, Jakarta, kemarin (25/9).


Awal tahun ini BI memperkirakan SBI mencapai sekitar Rp 250 triliun. Saat ini SBI yang dikoleksi bank sekitar Rp 160 triliun. Pertumbuhan kredit yang melaju kencang membuat SBI turun drastis. Tahun lalu, neraca BI mengalami defisit Rp 1,422 triliun.
Mulai tahun depan, pemerintah mulai memungut pajak penghasilan (PPh)  28 persen atas surplus BI. Selain itu, ada kesepakatan untuk memberikan bunga atas simpanan pemerintah di BI. Kedua kebijakan itu  akan menambah beban BI. DPR juga membatalkan surat utang (SU) 007 sehingga bakal mengurangi penerimaan bank sentral.
Ardhayadi mengatakan, meningkatnya beban BI akan berpengaruh pada cadangan umum. Surplus BI yang terus mengecil juga memengaruhi penyelesaian pembayaran pokok SRBI oleh pemerintah. Ini karena surplus BI yang menjadi hak pemerintah (jika rasio melebihi 10 persen) digunakan untuk melunasi SRBI.
Ketua Tim Penyempurnaan Laporan BI Mubarakah mengatakan, jika cadangan umum BI berkurang, pemerintah juga akan dirugikan. Sesuai perjanjian, jika rasio cadangan umum BI kurang dari 3 persen,  pemerintah harus menyuntikkan modal ke bank sentral.
’’Pemerintah juga nanti yang harus menambah modal,’’ katanya. Jika cadangan umum berkurang, kekuatan untuk mengkover jika terjadi defisit juga makin kecil. Menurut dia, potensi defisit neraca BI sangat besar.  Sebab, beban  yang ditanggung oleh BI lebih besar ketimbang potensi  penerimaan. Contohnya, Surat Utang Negara (SUN) yang dikoleksi BI  hanya Rp 14,5 triliun. Sementara SBI yang akan jadi beban moneter BI berjumlah lebih dari Rp 162 triliun. (sof/dwi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: