NU-Muhammadiyah Lebaran 1 Oktober

RADAR PALEMBANG,IDUL FITRI-Perayaan hari raya Idul Fitri tahun ini diprediksi bakal dilakukan serempak oleh seluruh ummat Islam. Tak ada golongan yang membedakan perayaan tahun ini, karena mengacu pada hasil hisab, puasa tahun 1429 H adalah 30 hari.

‘’Kalau puasanya wajib 30 hari, artinya lebaran nanti akan jatuh pada tanggal dan hari yang sama yakni Rabu 01 Oktober,’’ujar kepala Kantor Wilayah Depag Sumsel Malan Abdullah.

Sedangkan hitungan ru’yat (Melihat langsung) melalui teropong, secara serentak baru akan dilakukan pada 29 September nanti. ‘’Jadi meskipun hasil ru’yat nanti tidak memuaskan, karena bulan tertutup mendung atau awan, kita akan tetap mengacu pada hasil hisab menetapkan puasa 30 hari,’’ujarnya.

Sebaliknya, bila hasil ru’yat (29/9) nanti ternyata menunjukkan lain, hilal sudah muncul berarti sudah tiba 1 Syawal, maka puasa tahun ini hanya 29 Hari, lebaran akan maju tanggal 30 September.

Jika benar hasil ru’yat begitu, artinya yang lebih afdal dipakai adalah hasil ru’yat, dan hasil hisab boleh dikesampingkan. Tapi bila (29/) ternyata hilal tak muncul, artinya puasa tetap 30 hari dan lebaran akan tiba 01 Oktober yani sesuai dengan hasil hisab.

Begitulah ketentuanya. Keputusan seperti itu selalu menjadi acuan setiap tahunya dalam melihat 1 Syawal (Idul Fitri). Islam punya dua aturan. Boleh hisab dan boleh Ru’yat, juga boleh dua-duanya dipakai untuk menguatkan keputusan.

Sementara waktu, pihaknya hanya bisamenyampaikan hasil hisab, kalau lebaran tahun ini sama. “Tapi bila 29 September nanti dewan isbat pusat menetapkan beda, maka kita harus tetap mengikutinya,”jelasnya lagi.

Selain berpesan mohon maaf lahir batin, Malan juga meminta kepada ummat Islam agar tetap berpegang teguh pada alquran, sunnah dan taat pada pemimpin. ‘’Andaikan ada perbedaan hari, masing-masing pihak punya dasar hukum kuat. Silahkan saja diikuti sesuai dengan keyakinan masing-masing, dan jangan saling mengadu domba atau menjelekkan,’’ungkapnya lagi. (ayu)

NU-Muhammadiyah Lebaran 1 Oktober

RADAR PALEMBANG,IDUL FITRI-Perayaan hari raya Idul Fitri tahun ini diprediksi bakal dilakukan serempak oleh seluruh ummat Islam. Tak ada golongan yang membedakan perayaan tahun ini, karena mengacu pada hasil hisab, puasa tahun 1429 H adalah 30 hari.

‘’Kalau puasanya wajib 30 hari, artinya lebaran nanti akan jatuh pada tanggal dan hari yang sama yakni Rabu 01 Oktober,’’ujar kepala Kantor Wilayah Depag Sumsel Malan Abdullah.

Sedangkan hitungan ru’yat (Melihat langsung) melalui teropong, secara serentak baru akan dilakukan pada 29 September nanti. ‘’Jadi meskipun hasil ru’yat nanti tidak memuaskan, karena bulan tertutup mendung atau awan, kita akan tetap mengacu pada hasil hisab menetapkan puasa 30 hari,’’ujarnya.

Sebaliknya, bila hasil ru’yat (29/9) nanti ternyata menunjukkan lain, hilal sudah muncul berarti sudah tiba 1 Syawal, maka puasa tahun ini hanya 29 Hari, lebaran akan maju tanggal 30 September.

Jika benar hasil ru’yat begitu, artinya yang lebih afdal dipakai adalah hasil ru’yat, dan hasil hisab boleh dikesampingkan. Tapi bila (29/) ternyata hilal tak muncul, artinya puasa tetap 30 hari dan lebaran akan tiba 01 Oktober yani sesuai dengan hasil hisab.

Begitulah ketentuanya. Keputusan seperti itu selalu menjadi acuan setiap tahunya dalam melihat 1 Syawal (Idul Fitri). Islam punya dua aturan. Boleh hisab dan boleh Ru’yat, juga boleh dua-duanya dipakai untuk menguatkan keputusan.

Sementara waktu, pihaknya hanya bisamenyampaikan hasil hisab, kalau lebaran tahun ini sama. “Tapi bila 29 September nanti dewan isbat pusat menetapkan beda, maka kita harus tetap mengikutinya,”jelasnya lagi.

Selain berpesan mohon maaf lahir batin, Malan juga meminta kepada ummat Islam agar tetap berpegang teguh pada alquran, sunnah dan taat pada pemimpin. ‘’Andaikan ada perbedaan hari, masing-masing pihak punya dasar hukum kuat. Silahkan saja diikuti sesuai dengan keyakinan masing-masing, dan jangan saling mengadu domba atau menjelekkan,’’ungkapnya lagi. (ayu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: