Investasi Perkebunan Masih Terbuka

RADAR PALEMBANG, MUARA ENIM – Saat ini Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kabupaten Muara Enim, memiliki total aset Rp 500 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa iklim investasi semakin membaik dari tahun ke tahunnya.
Aset Perusda Kabupaten Muara Enim kebanyakan dalam bentuk sharing dengan perusahaan lain sehingga memberikan kontribusi yang cukup baik dalam pendirian beberapa perusahaan besar di Kabupaten Muara Enim seperti PT Bumi Sekundang Enim Energy Batubara, PT Bukit Batu Karya Bersama, PT Pemdas Agro Citra Buana, PT Muara Enim Petroleum, dan PT Muara Enim Multi Power.


Investasi perkebunan dinilai berbagai banyak kalangan memiliki prospek yang masih memiliki peluang, mengingat luasan wilayah yang belum termanfaatkan. Salah satu perusahaan yang melihat peluang ini yakni PT Pemdas Agro Citra Buana yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.
“Investasi terus berjalan, bahkan rencananya di bidang perkebunan yang dikembangkan PT Pemdas Agro Citra Buana itu akan diperluas kembali areal perkebunannya di daerah Desa Karang Raja Kabupaten Muara Enim seluas 3000 hektar,” ungkap Direktur Utama Perusda Kabupaten Muara Enim Hopandi Said beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, saat ini pihak perusahaan sendiri telah mendapatkan izin pembukaan areal tersebut, hanya saja memang perlu diselesaikan segera ganti rugi lahan terhadap penduduk setempat. Di samping pengembangan arela lahan perkebunan, menurutnya saat ini sebanyak 386 hektar kebun sawit yang dikelola oleh PT Pemdas Agro Citra Buana tersebut telah mampu berproduksi di daerah Pendopo. Sehingga nantinya diperkirakan memasuki tahun 2009 nanti, nilai investasi milik Pemkab Muara Enim sebesar 28 persen itu dapat segera dirasakan untuk menambah perolehan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Muara Enim sendiri.
“Kemarin, PT Pemdas Agro ini sudah panen, tapi masih buah pasir. Sebenarnya kalau produksinya sudah normal tahun 2009 nanti berarti sudah bisa menambah PAD kita, secara perhitungan kasar artinya jika buah sawit telah normal maka satu hektar akan mampu memproduksi buah sawit sebanyak 60 ton dan harga buah sawit minimal Rp 600 per kilogramnya, kalikan saja berapa untungnya. Dari sana kita dapat 28 persen,” tutur ia.
Hopandi melanjutkan, selain PT Pemdas Agro Citra Buana, saat ini di Kabupaten Muara Enim pun telah dijajaki beberapa investor perkebunan lainnya seperti PT Bera Duta Sejahtera Langgeng. Menurutnya saat ini perusahaan tersebut telah survei ke lapangan secara langsung untuk memeriksa kesiapan lahan untuk membuka perkebunan kelapa sawit seluas 7 tibu hektar di Kabupaten Muara Enim. Nantinya, kata dia pihaknya akan kembali menjajaki kemungkinan untuk berinvestasi secara sharing dengan perusahaan itu dalam hal pendanaan investasi.
“Sudah survei, rencananya sekitar 7.000 hektar untuk buka areal perkebunan kelapa sawit, tetapi lokasi pastinya kita belum tahu yang pasti katanya mereka minat investasi di Kabupaten Muara Enim,” tukasnya. (yan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: