BSP Diminta Stop Tebas Lahan

RADAR PALEMBANG , MUARA ENIM – Kebijakan manajemen PT Bumi Sawindo Permai (PT BSP) menuai kritik. Kini warga Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul meminta pihak perusahaan untuk menghentikan penebasan lahan yang akan dibuat sebagai areal perkebunan sawit. Ratusan lahan yang ditebas itu sendiri status kepemilikannya dinilai belum jelas, milik warga atau perusahaan. Warga setempat siap melakukan aksi secara sendiri apabila perusahaan ngotot membuka ratusan areal lahan yang sudah ditebas tersebut.


“Penebasan ini sudah berjalan selama setengah bulan lebih dan sudah mencapai ratusan hektar bahkan ada lahan warga yang sudah ditebas. Kami pun sesegera mungkin akan melayangkan surat ke Bupati dan DPRD Muara Enim terkait masalah ini, ” ungkap Ismet, salah satu tokoh masyarakat setempat.
Menanggapi hal ini, anggota DPRD Muara Enim Ganef Asmara NL mengatakan bahwa pihaknya juga meminta pihak perusahaan untuk segera menghentikan aktivitas penebasan sebelum jelas hak milik tanah tersebut. Ia juga meminta Bupati Muara Enim untuk meninjau ulang pelepasan hak guna usaha (HGU) terhadap lahan yang diklaim PT BSP sebagai lahan mereka.
“Sebagai wakil rakyat, kita juga berharap pihak perusahaan untuk menghentikan penggusuran terlebih dahulu sebelum ada kejelasan masalah hak atas lahan tersebut, kita akan panggil pihak perusahaan. Dewan sendiri akan mulai bekerja untuk mempertanyakan keluhan warga ini, jangan diam saja seperti sekarang ini. Bahkan, kalau mungkin kita minta bupati untuk meninjau ulang HGU yang diberikan Pemkab Muara Enim atas lahan tersebut,” tuturnya.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Muara Enim Darmadi Suhaimi mengatakan pihaknya akan mempertanyakan terlebih dahulu ke Pemkab Muara Enim khususnya bagian pemerintah desa. Sebab menurut dia beberapa waktu lalu Pemkab Muara Enim sendiri telah membentuk tim untuk menangani masalah ini. Hanya saja, kata dia hingga sekarang kinerja tim yang dibentuk belum terlihat jelas. Sementara untuk perusahaan sendiri, Darmadi menyetujui untuk sesegera mungkin memanggil pihak PT BSP untuk memperjelas masalah yang ada dan penebasan yang dilakukan perusahaan yang masih berlangsung hingga kini untuk dihentikan sementara.
“Untuk PT BSP, saya juga sependapat untuk memanggil pihak perusahaan untuk memperjelas masalah tersebut dan penebasan yang dilakukan dihentikan dulu,” tegas ia. (yan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: