Holding Pusri Ibarat Mobil Menjadi Motor

1.200 Karyawan PPD Terancam di PHK

rADAR PALEMBANG, SPIN OFF – Mantan karyawan PT Pusri, sekaligus anggota DPRD Sumsel Arudji Kartawinata tak mempercayai begitu saja Dirut PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) yang menjamin dengan holding PT Pusri akan lebih lincah. Malah Arudji mengakatakan ibarat mobil, Pusri akan menjadi motor.”Ya wajar saja kalau dikatakan Pusri jadi lebih lincah. Ibarat mobil, kini PT Pusri akan menjadi motor,” kata Arudji.

Pasalnya sambung politisi Partai Demokrat ini, mobil untuk bergerak pasti akan sangat sulit dibanding motor, apalagi disaat jalanan macet. Tetapi yang namanya motor kapasitas terbatas, dan kemampuan juga terbatas dibandingkan mobil.”Jadi wajar kalau ukuran lebih kecil, maka akan lebih lincah. Jadi lincahnya karena kecil,” kata Arujdi dengan tersenyum.

Meski antara pimpinan dewan dan manajemen PT Pusri telah bertemu, Arudji melihat sampai ini masih ada hal yang disembunyikan oleh manajemen. Jaminan bahwasannya tidak akan terjadi apa-apa terhadap aset, karyawan, pensiunan dan nama PT Pusri hanya kamuflase saja.

”Saya melihat manajemen masih tidak jujur. Ada sesuatu yang masih disembunyikan. Kalau yang mendapat penjelasan orang luar, yang tidak mengerti Pusri wajar ia akan setuju. Tetapi saya sebagai orang yang pernah di Pusri yakin ada sesuatu yang disembunyikan. Ini hanya untuk menahan jangan sampai terjadi gejolak,” imbuhnya.

Sebagai pensiunan imbuh Arudji dia tidak melihat persoalan sesederhana itu. Arudji mempertanyaan statmen PT Pusri tidak hilang, aset tidak beralih ke PT Agro Kimia Indonesia (AKI), lingkup tidak lebih kecil, bahkan kebijakan yang diambil akan lebih cepat. Sampai-sampai tidak akan berdampak ada status karyawan dan pensiunan PT Pusri. ”Ini semua harus dijelaskan lagi pada pertemuan 9 Oktober nanti,” katanya.

Sebagai ilustrasi Arudji mengatakan jika PT Pusri dibawah AKI, maka ruang lingkupnya hanya di Palembang saja. Bagaimana dengan karyawan di kantor perwakilan (PPD) di 33 provinsi.

’’Kalau PT Pusri dibawah AKI, jelas lingkupnya hanya Palembang. Urusan luar diurus oleh PT AKI, maka jelas konsekwensinya perwakilan tidak diperlukan lagi. Sekarang ini Di setiap provinsi PT Pusri ada PPD. Nah, satu PPD itu paling tidak karyawannya ada 40 orang. Jadi kalau dihitung-hitung bisa saja paling tidak akan terjadi pengurangan karyawan sebanyak 1.200 lebih. Sebab bisa saja AKI menilai tidak perlu PPD lagi,’’tukasnya.

Satu hal yang penting kata Arudji aset Pusri dipastikan hanya tinggal empat pabrik tua yang berusia diatas 40 tahun, yaitu Pusri IB, II, III, dan IV. Sebagai pabrik tua, dengan mesin tua yang jelas efisiensi akan menurun, produksi juga akan turun. ’’Pasti Pusri akan kalah bersaing dengan pabrik-pabrik yang muda seperti PKT, Kujang,’’ ulasnya.

Kan holding bisa mengucurkan uang untuk membangun pabrik baru ? ”Siapa bilang. Bisa saja manajelen bilang emang gua fikirin. Ini pabrik tua. Ya kan. Kalau sudah kalah bersaing, jelas dinilai tidak efisien lagi. Lalu ada pengurangan karyawan, ya PHK dan akhirnya ditutup,” imbuhnya.

Terkait rencana menghadap kementrian BUMN, Arudji balik bertanya. Pasalnya ia melihat kondisi sekarang ini tidak memungkinkan. Sebagai bukti, SPSS tidak menolak, lantas jajaran direksi demikian juga.

’’Dulu Semen Padang kan mau dispin off, tetapi semua elemen menolak termasuk karyawan dan direksi. Jadi kalau dewan tinggal memback up. Tetapi disini tidak. Kalau kami menghadap kementrian BUMN untuk menolak, rasanya percuma saja. Karena tidak ada yang mendukung. Ya dewan mau apa lagi kalau sudah begini,” tandasnya.(rul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: