Menilik Pesanan Oleh-oleh Saat Arus Balik (2-Habis)


Stok Suvenir Habis Terjual

Selain para pedagang aneka makanan, para pengrajin suvenir pun turut meraup untung  pada momen arus balik lebaran  Idul Fitri. Selain pempek para pemudik pun banyak mencari aneka suvenir khas Palembang untuk dijadikan oleh-oleh, berikut paparannya.

Herlia apriliyani – PALEMBANG

Sejumlah outlet penjualan aneka suvenir khas Palembang yang sebelumnya  dipadati barang-barang, kemarin   terlihat menipis. Hanya hitungan hari, barang-barang itu ludes diborong pemudik untuk dibawa ke tanah  rantau sebagai oleh-oleh.


Hasan Basri, owner dari Usaha penjualan dan tenun songket Benang Emas yang terletak di kawasan jalan I Gede Ing Suro mengungkapkan,  sejak beberapa hari lalu tepatnya setelah habis Lebaran penjualan aneka suvenir di outletnya cukup cukup membeludak.  Menurutnya,  peningkatan penjualan mencapai 50 persen dari hari-hari biasanya. Pembeli kebanyakan berasal dari Jakarta dan Bangka.
Mereka membelinya pun cukup lumayan banyak sekali beli bisa sekitar 2 lusin-an untuk satu motif. Jika dibandingkan oleh-oleh lainnya yang terbuat dari kain khas Palembang ini aneka suvenir ini harganya sangat terjangkau yakni seperti untuk aneka gantungan kunci ditawarkan mulai dari Rp 10.000 per lusin, aneka kotak tisu ditawarkan mulai dari Rp 10.000 perbuah, aneka kipas ditawarkan mulai dari Rp 5.000 perbuah, aneka dompet ditawarkan mulai dari Rp 10.000 per buah, aneka peci ditawarkan mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 20.000 perbuah.
Selain aneka suvenir tersebut penjualan kemeja laki-laki khas Palembang pun juga meningkat seiring dengan momen arus balik setelah Lebaran. Begitu juga dengan aneka songket pun cukup lumayan peminatnya untuk mereka jadikan oleh-oleh tetapi hanya orang-orang tertentu yang membelinya hal ini mungkin karena harganya sedikit tinggi.
Pernyataan yang sama juga diungkapkan oleh Zaini yang merupakan pengelola usaha penjualan songket Zainal Songket sejak Lebaran kemarin hingga saat ini (6/10) pemesanan aneka suvenir dan juga songket meningkat sekitar 40 hingga 50 persen dari hari-hari biasanya. Walaupun terjadi peningkatan untuk saat ini pesanan aneka suvenir dan songket ini belum stabil karena sejak sebelum Lebaran saja pesanan sudah membludak itupun kebanyakan via Telepon dan memang mereka sudah menjadi langganan kita yang berasal dari berbagai daerah seperti Jambi, Bengkulu, Jakarta, Surabaya, Bandung dan kota-kota lainnya, “ungkap Zaini. (*/habis)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: