Pemilik Salon Simpan Senpi Ilegal

RADAR PALEMBANG, HUKUM-Joko (45) warga Jalan Bangau No 57 RT 29 Palembang, tertangkap tangan anggota polisi memiliki beberapa jenis senpi rakitan yang tanpa izin.  Pemilik salon  ini ditangkap kemarin (7/10) sekitar pukul 14.00 WIB di tempat usahanya ketika sedang  pesta narkoba.

Awalnya, polisi menerima laporan dari masyarakat bahwa di salon milik Joko kerap berlangsung pesta narkoba. Untuk membuktikan kebenaran laporan, polisi pun  meringsek ke sana. Ternyata benar, Joko bersama teman-temannya sedang menikmati sensasi barang haram itu.
Saat digeledah, ternyata polisi juga menemukan  beberapa  jenis senpi rakitan. Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan 1 pucuk senapan angin laras pendek, 1 pucuk senpi laras panjang, 2 pucuk senpi korek jenis FN, 1 pucuk Air Guns Gas jenis FN call 177 yang ditarok dalam tas warna coklat, 2 buah HP Nokia, 1 paket ekonomis sabu-sabu serta seperangkat alat penghisap sabu.
Kapoltabes Palembang Kombes Luki Hermawan mengatakan, tersangka memang sudah lama menjadi target  polisi. ’’Untuk sementara ini kita masih menyelidiki apa motif dari pelaku dalam kepemiliki senpi rakitan ilegal ini,’’ungkap Luki.
Pengakuan pelaku, lanjut Luki,  senpi-senpi itu dia beli di pasar cinde. Kendati demikian Kapoltabes belum percaya begitu saja dengan pengakuan  tersangka. Penyidikan lebih intensif terus dilakukan.  ’’Yang jelas saat ini pelaku akan dijerat dengan undang-undang darurat dan undang-undang psikotropika, dan memiliki senpi tanpa izin,’’tungkasnya.
Terpisah, pelaku mengatakan kalau sudah sejak kecil ia bercita-cita kepingin jadi polisi, dan ia telah memiliki senpi-senpi ini sudah kurang lebih satu tahun belakangan ini. Dan senpi-senpi tersebut ia beli di pasar cinde.
’’Yo, senpi-senpi itu aku beli dipasar cinde, dengan hargo seratus ribu dan untu senapang laras panjang aku beli dengan hargo Rp 600 ribu. Kalau sabu sudah tigo bulan ini aku makenyo dan untuk satu paket itu aku beli sehargo Rp 250 ribu. Sabu itu aku beli dengan pelanggan yang galak potong rambut di salon aku,”cetus pelaku (vie)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: