Aktivitas Pasar Tradisional Pasca Lebaran (1)

Harga Normal, Permintaan Sepi

H+7 harga sembako mulai berangsur normal. Bahkan, ada beberapa harga komoditi menurun drastis. Kendati demikian, permintaan masih sepi dan banyak toko belum buka. Bagaimana aktivitas pasar pasca lebaran ? Berikut penelusuran koran ini di sejumlah pasar tradisional.

Susi Yenuari -PALEMBANG

Mulai stabilnya harga sembako membuat masyarakat bisa sedikit tersenyum.

Meskipun tidak semuanya turun, namun ini setidaknya dapat meringankan beban penderitaan rakyat yang kehidupannya semakin tidak menentu. Kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sudah menjadi persoalan yang mendasar. Kebijakan pemerintah untuk dapat menekan harga sembako sangat diharapkan oleh kelompok masyarakat miskin ini agar dapat hidup lebih layak.
Untuk sembako yang mengalami penurunan cukup tajam adalah minyak goreng curah dari harga Rp 8000 per kg sebelum lebaran kini turun menjadi Rp 7000 per kg. Gula pasir juga turun berkisar Rp 200 per kg dari harga Rp 5800 per kg menjadi Rp 5600 per kg. Begitu pula dengan tepung tapioka dari harga Rp 5000 per kg menjadi Rp 5000 per kg.
Sedangkan harga tepung terigu dan beras masih bertahan dan tetap tinggi sejak dua minggu sebelum lebaran tadi. Untuk tepung terigu merek Lencana Merah Rp 165 ribu per kampil (berat 25 kg), Segitiga Biru Rp 170 ribu per kampil (berat 25 kg).  Sementara harga beras juga masih tinggi dan bertahan di kisaran Rp 114 ribu-Rp 115 ribu per kampil (berat 20 kg) untuk beras kualitas sedang seperti merek-merek sepat siam, selancar, patin, topi koki, gadis cantik dengan harga eceran Rp 6000-Rp 6500 per kg. Beras kualitas broken (pata-patah) berkisar Rp 99 ribu-Rp 107 ribu per kampil dengan harga eceran Rp 5000-Rp 5500 per kg dan beras kualitas super rata-rata dijual di atas harga Rp 130 per kampilnya dengan harga eceran berkisar Rp 7500-Rp 8000 per kg. Begitu juga dengan harga telur masih tinggi dengan harga jual tembus Rp 15 ribu per kg.
Bagaimana dengan harga daging sapi dan ayam potong ? Untuk harga daging mulai turun dan kembali normal yaitu berkisar Rp 60 ribu-Rp 65 ribu per kg dari harga sebelumnya menjelang lebaran yang tembus Rp 85 ribu per kg.  Harga ayam potong juga turun dari harga Rp 28 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu per kg dan ikan gabus Rp 35 ribu per kg turun Rp 30 ribu per kg. Harga sayur-sayuran juga berangsur turun, misalnya  buncis sebelumnya Rp 10 ribu per kg turun Rp 5 ribu, kelapa Rp 4 ribu per butir turun Rp 3500 per butir.
Cabe merah Rp 8 ribu, cabe hijau Rp 10 ribu, bawang merah Rp 8 ribu, wortel Rp 1 ribu, daun bawang Rp 3500, bawang putih Rp 4 ribu, kentang Rp 3500, jahe 3 ribu, timun Rp 1500 dan tomat Rp 3200. Untuk komoditi sayuran tetap tidak ada kenaikan harga yang signifikan karena stok cukup dengan pengiriman sayur terus dilakukan dari pagar alam, padang, curup dan daerah jawa.

Penurunan harga sejumlah komoditi ini dikarenakan pasokan yang melimpah tidak sebanding dengan kebutuhan konsumen yang mengalami penurunan hingga 50 persen. Seperti dituturkan Antok (36), penjual daging di kawasan Pasar KM 5. “Biasalah setelah lebaran, harga mulai berangsur normal. Karena permintaan yang kembali stabil, tidak begitu melonjak seperti menjelang lebaran tadi dengan harga daging yang melambung tembus Rp 85 ribu per kg,”ujarnya ramah.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ahok (35) pedagang telur ayam di kawasan Pasar Ariodillah yang mengakui masih tingginya harga telur pasca lebaran. “Belum turun-turun masih di kisaran Rp 15 ribu per kg. Ini karena harga pakan ternak yang naik dan memang sedikitnya pasokan sementara permintaan konsumen masih ramai setelah lebaran ini,”jelasnya. (*/bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: