Anggota KPU Banyuasin Nyaleg

BANYUASIN – Anggota Komisi pemilihan Umum (KPU) Banyuasin kembali mendapatkan sorotan publik. Setelah diterpa isu memeras caleg, giliran kemarin, institusi penyelenggara pemilu kembali heboh. Pasalnya, salah satu anggota KPU Banyuasin yang masih aktif, Imam Supeno namanya tercantum pada Data Calon Sementara (DCS). Padahal, aturan menghendaki, anggota KPU yang mau mencalonkan diri menjadi anggota legislatif harus terlebih dahulu mengundurkan diri sebagai konsekuensi dari independensi anggota KPU selaku penyelenggara pemilu.


Imam Supeno yang sehari-harinya masih aktif datang ke kantor dan mengerjakan tugasnya sebagai anggota KPU tercantum dalam DCS dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Dapil  3 yakni daerah Makarti Jaya, Muara Padang, Air Saleh dan Muara Sugihan dengan nomor urut 2.
Saat dikonfirmasi terkait pencalonan dirinya menjadi calon anggota legislatif di Kabupaten Banyuasin, Imam Supeno mengakui telah mendaftarkan diri dan sudah terdaftar dalam DCS. Menurut Imam, hingga saat ini pihak tidak pernah membaca adanya aturan pelarangan bagi anggota KPU yang ingin mencalonkan diri. Sehingga, dirinya memposisikan diri sama seperti orang lainnya yang memiliki kebebasan hak untuk mencalonkan diri.
Dijelaskan Imam, dalam Undang Undang Pemilu yang dilarang adalah pencalonan menjadi anggota KPU yang masih terdaftar  sebagai kader partai. Sedangkan untuk anggota KPU yang ingin mendaftarkan diri menjadi caleg tidak ada larangan sama sekali. Oleh karenanya, lanjut Imam, dengan berpedoman pada UU Pemilu tersebutlah dirinya memberanikan diri untuk mencalonkan diri menjadi caleg.
Tidak hanya itu, jika memang ada aturan pelarang dalam undang undang, pihaknya secara tegas siap hengkang dari kantor KPU.
Hal yang sama juga diungkapkan Ketua DPC PAN Kabupaten Banyuasin, Rudi Apriyadi. Dengan tegas Rudi mengatakan dirinya belum pernah mengetahui adanya aturan tersebut, bahkan belum pernah membaca aturan tersebut. Namun yang pasti ia membenarkan jika nama yang terdapat dalam DCS tersebut merupakan nama Imam Supeno, anggota KPUD Banyuasin.
Terpisah,  Ketua KPUD Banyuasin, H Fathul Rozik Zen mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi tersebut. Menurutnya, jika ingin mengetahui secara detail, pihaknya menekankan untuk mengkonfirmasi langsung yang bersangkutan. Karena menjadi caleg adalah menjadi hak setiap warga negara.
Sementara itu, perihal pencalonan anggota KPU yang namanya sudah terdaftar dalam DCS mendapatkan perhatian serius dari  Forum Kajian Strategis Pemuda Banyuasin (FKSPB). Bahkan, pihak FKSPB Desakan agar KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menindak tegas oknum anggota KPUD Banyuasin yang mencalonkan diri sebagai caleg. Pasalnya, pencalonan salah satu anggota KPU Banyuasin yang masih aktif dinilai sebagai bentuk independensi KPU sendiri.
Ketua FKSPB, Indra Gunawan sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Imam Supeno, ia menilai tindakan tersebut sudah tidak independen lagi dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu.
Desakan serupa juga datang dari gedung dewan, salah satunya muncul dari anggota Komisi III DPRD Banyuasin, Syamsuri H Anang Jahri. Menurutnya KPU Sumsel segera  menindak tegas anggota KPU Banyuasin yang maju sebagai caleg. (qen)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: